Imbas Sungai Tertutup Longsor, Banjir Bandang Terjang Kampung Cibodas Lembang

Anggota personil dari Polres Cimahi turun langsung membantu warga Kampung Cibodas RT. 03/14 Desa Suntenjaya , Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat yang diterjang banjir bandang setelah hujan deras dengan intensitas tinggi di wilayah Lembang dan sekitarnya, Kamis (11/1). Foto/Istimewa

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Menyusul hujan deras dengan intensitas tinggi di Lembang, banjir bandang menerjang permukiman warga di Kampung Cibodas RT 03 RW 14, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Kamis siang (11/01).

Hujan deras tersebut membawa debit air yang sangat deras dari hulu dengan membawa material lumpur dan ranting pohon.

“Banjirnya banjir lumpur sejak tadi jam 14.00 WIB. Kami masih berupaya meminimalisir dampak agar banjir tak meluas,” ujar Kepala Desa Suntenjaya, Asep Wahono, ketika dihubungi Kamis sore.

Asep mengatakan banjir terjadi secara tiba-tiba sesaat setelah hujan deras melanda. Setelah dilakukan pengecekan oleh perangkat desa, ternyata ada beberapa longsoran di bantaran sungai, sehingga aliran air tertutup.

Debit air yang kencang dan tertutup material longsoran, akhirnya meluap beserta material lumpur dan sampah ranting pohon. Banjir lumpur itu pun akhirnya menerjang rumah warga dan beberapa lahan perkebunan.

“Awalnya hujan deras kemudian ada longsor yang menutup sungai. Sehingga saluran air mampet dan airnya meluap ke permukiman warga,” jelas Asep.

Sampai berita ini diturunkan, tercatat dua rumah warga terendam banjir lumpur. Petugas gabungan dibantu masyarakat setempat tengah berupaya mengevakuasi material lumpur yang masuk rumah warga.

“Ada dua rumah warga yang terendam. Saat ini sedang diupayakan pembersihan sampah yang terbawa banjir oleh warga,” kata Asep.

Di tengah Banjir yang belum mereda, meski debitnya semakin berkurang, petugas terus melakukan asesmen dan mendata jumlah rumah dan lahan pertanian warga yang terdampak oleh Banjir bandang tersebut..

“Kalau perkebunan warga belum dicek. Yang jelas ada dua rumah warga yang terendam. Tapi data keseluruhannya nanti tunggu hasil pengecekan selesai ya,” tandasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *