HUT ke 4 Lembang Park and Zoo, Kedatangan Zebra di Kampung Satwa

Owner Lembang Park and Zoo Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat, Agus Wiediyanto bersama jajarannya, memotong kue ulang tahun LPZ ke 4, Sabtu (19/10). Foto/BANDUNGSATU.COM

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Pada ulang tahunnya yang ke empat, Lembang Park and Zoo (LPZ) kedatangan Zebra. Kuda loreng hitam putih itu ditempatkan di wahana Kampung Satwa. Hal itu disampaikan General Manager LPZ, Iwan Susanto, Sabtu (19/10).

Pada HUT ke empat ini LPZ, objek wisata yang berlokasi di Parongpong itu memberikan pula sumbangan kepada anak yatim, sekaligus mengundang mereka untuk berekreasi di LPZ. Salah satu atraksi yang ditampilkan di hadapan anak yatim tersebut adalah parade hewan.

”Itu kita ada menampikan sedikit untuk satwa-satwa yang ada di kita, satwa-satwa koleksi, seperti gajah, binturong Jawa, binturong Sumatra, ada kuda poni, ada keledai, ada burung-burung, ada primata, terus beberapa breedingan kita juga ditampilkan di slide dan video,” kata Iwan.

Iwan juga menegaskan bahwa setiap tahunnya, saat HUT LPZ pasti ada penambahan satwa.

”Untuk tahun ini kita sudah ada sekitar seribu satwa, dari 198 spesies,” kata Iwan.

Ditanya pewarta soal sukses LPZ bisa bertahan selam empat tahun, Iwan mengatakan bahwa pengorbanan pemilik, Agus Wiediyanto, menjadi hal yang krusial yang membuat LPZ bisa bertahan sejauh ini, terlebih selama pandemi Covid 19, LPZ sempat tutup.

”Beliau yang merogoh kocek, karena selama pandemi kan kita tutup. Operasional harus tetap jalan, tapi kita tidak ada pemasukan. Owner tetap mengeluarkan uang, karena kita sudah berkomitmen jadi lembaga konservasi untuk menghidupi para satwa yang ada di sini,” jelas Iwan.
Iwan juga menjelaskan bahwa LPZ secara tampilan berbeda dengan kebun binatang lainnya, karena konsepnya yang seperti Eropa. Bahkan beberapa satwa seperti burung di lepas liarkan agar tidak terkekang.

Berbicara soal inovasi, seperti dikatakan Iwan, LPZ terus akan menambah koleksi satwanya agar setiap pengunjung datang selalu menemukan hal-hal baru.

”Ke depannya, ini bocoran sikit ya, ke depannya itu kemungkinan bulan depan kita akan ada unta punuk satu. Nanti tahun 2025 semoga kita kedatangan satwa yang sudah kita tunggu-tunggu sejak beberapa tahun ke belakang, yaitu jerapah,” ungkap Iwan.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata KBB, Panji Hermawan, mengatakan bahwa ulang tahun yang ke empat bagai LPZ ini, merupakan hal yang sangat menonjol karena telah menunjukan prestasi yang luar biasa.

”kemarin sempat menjadi destinasi wisata ramah Muslim, dan juga menjadi pembayar pajak hiburan dan parkir di Bandung Barat tahun ini,” kata Panji.

”Mudah-mudahan di anniversary ke empat ini LPZ semakin berkembang dan bisa menghadirkan pengunjung yang sebanyak-banyaknya. Kami dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kan indikantronya adalah banyaknya pengunjung,” pungkas Panji. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *