BANDUNGSATU.COM – 26 jenazah yang berhasil dievakuasi dari balik lumpur sisa longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) 17 antaranya sudah berhasil diidentifikasi.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman di kantor Desa Pasirlangu, saat meninjau langsung penanggulangan bencana longsor tersebut.
“Dari 26 bodpack, infomasi pagi ini, 17 sudah teridentifikasi dan sudah dikembalikan ke keluarga masing-masing, dan 8 bodpack masih proses identifikasi,” kata Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, Senin (26/01).
Herman mengungkapkan, sebagai upaya maksimal penanggulangan bencana longsor tersebut, tiga alat berat telah berada di area longsor mempercepat proses pencarian.
“Tiga ekskavator, kecil ya dari BPBD provinsi, dari Bina Marga Provinsi, dan BBWS, kalau kurang kami tambah lagi, nanti basarnas yang menentukan kebutuhan lapangan,” ungkapnya.
Herman menambahkan, koordinasi lintas instantsi terus dilakukan agar manajemen penanganan korban bencana maupun pencarian korban bisa dilakukan lebih efektif.
“Barusan kami melakukan sinkronisasi dari BNPB dari provinsi dan kabupaten agar manajemen penanganan bencananya bisa efektif, efesien, semua bidang bisa bekerja optimal,” pungkasnya.
Bencana longsor terjadi di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu dini hari (24/01). Laporan sementara ada 30 rumah yang terkubur lumpur.
Dilaporkan pula, lebih dari 100 warga dilaporkan hilang dan diduga ikut terkubur material longsor. (*)






