BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM,- Calon Bupati Bandung Barat nomor urut 4 Edi Rusyandi silaturahmi ke Pondok Pesatren Al-Bidayah, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Jumat 25 Oktober 2024.
Dalam kesempatan itu, Edi mendapatkan dukungan dari jajaran pengurus pesantren, santri, hingga para alumni.
Agenda silaturahmi Edi Rusyandi diawali dengan ziarah ke Makam KH. Muhammad Sirodj bin KH Asy’ari atau yang dikenal Mama Cangkorah dan KH. Yayat Ruhyat Sirodj di komplek makam keluarga.
Edi menyempatkan salat Jumat lalu bercengkrama dan mendapat sambutan hangat dari pimpinan pesantren Deni Syafi’i Hamdi dan keluarga.
Edi juga menyempatkan berdialog dan mengutarakan gagasannya dalam membangun Bandung Barat. Hadir pula dalam kesempatan itu, Ketua Himpunan Alumni Santri Alumni Ahmad Tarsa serta ratusan santri.
Pimpinan pesantren Al Bidayah, Deni Syafi’i Hamdi mengatakan, Edi Rusyandi bukan sosok asing bagi keluarga besar Al Bidayah. Pasalnya, pesantren kerap berinteraksi intensif saat menjabat sebagai anggota DPRD.
Bahkan jauh dari itu, keluarga Edi Rusyandi sempat mondok di salah satu lembaga pendidikan tertua di Batujajar itu.
“Kang Haji Edi bukan orang asing bagi kita. Beliau merupakan sahabat karib dari Pesantren Al Bidayah. Santri dan Alumni disini. Sudah terjalin erat sejak lama. Karena kakeknya Mama Haji Mohammad Omo merupakan murid Mama,” kata Deni, Jumat 25 Oktober 2024.
Oleh karena itu, dirinya secara pribadi serta alumni pesantren Al Bidayah bakal ikut berjuang memenangkan pasangan Edi Rusyandi dan Unjang Asari atau EDUN di kontestasi Pilkada 2024. Meski begitu, alasan dukungan terhadap Edi bukan karena faktor kedekatan semata, melainkan karena kapasitas dan komitmen integritasnya dalam menjalankan roda kepemimpinan.
“Baru kali ini kita bersikap urusan politik. Kenapa? Kita ingin KBB diurus tuan rumah dan sosok santri. Maka waktunya KBB di edun keun. Alumni, santri dan pesantren Al Bidayah harus diedunkeun. Akang mengajak semua berperan aktif mendukung Kang Edi. Nanti Pas waktu pemcoblosan, pulang dan sampaikan ke keluarga, akang mendukung Edun. Kita doakan jadi dan membawa kebaikan kemaslahatan untuk perjuangan dakwah,” jelas dia.
Sementara itu, Edi Rusyandi merasa terharu dengan adanya dukungan dari almamaternya ini. Apalagi acara deklarasi dukungan ini murni inisiatif dari Pesantren.
“Syukur Alhamdulillah. Menghaturkan terimakasih kepada seluruh keluarga besar pesantren, alumni dan santri atas doa restu dan dukungan ini. Tentu saja menjadi spirit luar biasa bagi perjuangan politik saya dalam mengikuti kontestasi ini,” tutur Edi.
Menurutnya, pencalonan dirinya di Pilkada Bandung Barat semata perjuangan memperbaiki kondisi Bandung Barat dan meneruskan cita-cita pemekaran. Yakni mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat, menekan ketimpangan, serta mendekatkan layanan dasar.
“Jika semata mengejar kenyamanan kedudukan dan jabatan, akal normal saya harusnya mengambil posisi anggota DPRD Jabar yang sudah pasti. Tidak usah banyak repot lagi. Tapi sebagai putra daerah, saya dan kita semua harus ikut bertanggungjawab atas kondisi KBB yang tidak baik baik saja ini,” ungkap Edi.
“Pilkada ini adalah momen yang tepat untuk perbaikan KBB kedepan. Saatnya santri memimpin untuk berkontribusi memajukan daerah kita melalui ruang kekuasaan dan pemerintahan. Inshaalloh kita bisa dan mampu,” tandasnya.






