Dua Warga Bandung Barat Bisa Dievakuasi dari Timur Tengah ke Indonesia Akibat Serangan Iran ke Markas Militer di Qatar

Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Dua warga Kabupaten Bandung Barat  berhasil dievakuasi dari Irak ke Indonesia. Dua warga Bandung Barat tersebut tiba di tanah air pada Rabu (25/06) sore.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan, Produktivitas, Penempatan, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (P3TKT) Disnakertrans KBB, Dewi Andani mengatakan bahwa, keduanya langsung dijemput oleh pihak keluarga.

“Informasi dari Badan Penghubung, tadi sudah landing tadi jam 4 sore, dalam keadaan sehat dan sudah dijemput langsung pihak keluarga,” kata Dewi saat dikonfirmasi, Rabu, malam. Semula, kata Dewi, kedua warga KBB tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada Selasa (24/6/2025) sore.

Namun, proses perjalanan ke Indonesia mengalami penundaan akibat adanya serangan Iran ke Qatar.

“Dua warga KBB ini termasuk yang tertahan di Qatar karena bandara penerbangan masih ditutup, akibat serangan Iran ke Markas Militer AS di Qatar, memang seharusnya tiba kemarin,” ujarnya. Dewi belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait identitas dan status dua warga KBB yang dievakuasi dari Iran tersebut.

“Kami belum dapat informasi (Tempat tinggal dan status), nanti kami kabari lagi. Karena kami juga dapat kabar dari Badan Penghubung,” tandasnya.

Sebelumnya, dua warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) dipulangkan dari Iran. Mereka dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Selasa (24/6/2025) sore. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB, Hasanuddin, mengatakan, dua warga KBB masuk pada gelombang pertama pemulangan WNI akibat konflik Iran-Israel.

“Ada dua warga KBB yang dipulangkan dari Iran hari ini karena perang dan dikhawatirkan keselamatan mereka terancam,” kata Hasanuddin, Selasa. Meski begitu, Hasanuddin belum dapat mengonfirmasi alamat detail maupun status warga Bandung Barat yang dipulangkan dari Iran tersebut. “Belum tahu dari mananya, tapi nanti ketika sudah tiba kami akan gali data dan informasi apakah masih ada warga KBB yang di sana (Iran),” ungkapnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *