Dialog Publik dengan PWI KBB, Hengki Pastikan Program Besar Mengangkat Ekonomi Rakyat Menjadi Lebih Baik

Foto/BANDUNGSATU.COM

BANDUNGSATU.COM – Calon Bupati Bandung Barat dari Paslon HADE, Hengki Kurniawan, hari ini, Rabu (13/11) menghadiri undangan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bandung Barat, dalam acara dialog publik dengan tema “Dari Wacana ke Aksi, Membongkar Gagasan dan Relevansi Solusi Calon Pemimpin Ditengah Beragam Tantangan Bandung Barat,” Di sekretariat PWI Bandung Barat, Jalan Cijamil, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Dalam dialog tersebut Hengki kembali menekankan pentingnya membuka lapangan kerja bagi masyarakat Bandung Barat, karena di tengah sulitnya sektor industri menyerap tenaga kerja, potensi Bandung Barat dengan alamnya yang indah, bisa menjadi penunjang terciptanya peluang kerja melalui bidang pariwisata.

“Dengan keindahan alam Bandung Barat, ini punya potensi pengembang pariwisata dan ekonomi kreatif yang menciptakan beragam lapangan kerja. Kenapa? Karena lapangan kerja yang ada saat ini tidak berbanding lurus dengan mereka yang mencari kerja,” kata Hengki.

“Kita harus dorong anak-anak muda yang mencari pekerjaan ini ke bidang ekonomi kreatif. Oleh karenanya kami akan mengadakan pelatihan-pelatihan di semua bidang. Termasuk pendidikan,” imbuh Hengki.

Hengki juga mengatakan, dengan peluang teknologi yang masih ada saat ini, ia pun concern terhadap pelatihan teknologi agar generasi muda saat ini bida beradaptasi dengan perkembangan jaman yang canggih ini, sehingga mempermudah pula membuka peluang kerja.

Hengki juga mengatakan bahwa program-programnya tersebut sengaja ia ciptakan berdasarkan ‘belanja masalah’ setiap ia menghadiri undangan warga. Program dari ‘belanja masalah’itu pun akhirnya tercipta sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian, kata Hengki, pemerintahan yang ia pimpin nantinya lebih kepada pelayanan ketimbang kekuasaan.

“Kami akan memberikan pelayanan layaknya ‘bintang lima.’ Jadi kami mengubah orientasi pemerintahan dari kekuasaan menjadi pelayanan,” jelas Hengki.

Menjawab pertanyaan para pewarta soal rasional tidaknya janji memberikan bantuan kepada setiap desa sebesar Rp 1 milyar, hengki mengatakan bahwa semuanya sudah dihitung dan dana tersebut ditujukan untuk kebutuhan pembangunan di desa yang bisa dirasakan masyarakat

“Ini sudah dihitung, satu milyar ini sebenarnya kecil untuk jangka lima tahun, oleh karenanya saya katakan, minimal satu milyar untuk sati Desa. Ini pun dianggarkan untuk pembangunan Desa yang bisa dirasakan masyarakat,” ungkap Hengki.

Intinya, kata Hengki, pihaknya memiliki niat baik dan ia yakin, dengan niat yang baik akan dimudahkan.

“Saya pikir kalau niat kita baik, insya Allah akan dimudahkan jalannya,” katanya.

Hengki pun memberikan alasan kenapa ia lebih memfokuskan program yang dirasakan masyarakat dan berhubungan dengan ekonomi. Ia mengatakan bahwa dengan program-program tersebut, ia berharap ada perbaikan kesejahteraan bagi warga Bandung Barat. Ini sesuai dengan tema besar programnya, yaitu Bandung Barat Ekonomi Kuat 2030.

“Kita optimis, di 2030 kita bisa mewujudkan Bandung Barat ekonomi kuat. Tentu dengan demikian program-program kami susun sesuai dengan konsep itu, dan akan dilakukan secara bertahap dan terstruktur agar mencapai tujuan itu,” kata Hengki.

“Dua tahun pertama kami akan memfokuskan pada infrastuktur, sebagai penunjang utama kegiatan ekonomi. Sambil berjalan di tahun berikutnya kita bangun SDM dan ekonominya untuk membuat perubahan taraf hidup masyarakat Bandung Barat,” kata Hengki.

Ia mengatakan bahwa infrastruktur sangat penting, utmanya untuk mempermudah aksesibilitas ekonomi dari desa ke kota dan sebaliknya. Transportasi sangat penting dalam ekonomi. Jalan yang bagus, jembatan yang bisa menghubungkan satu wilayah dengan yang lainnya, akan membuat cost ekonomi dari desa ke kota lebih ringan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *