BANDUNG, BANDUNGSATU.COM – Persib Bandung tekuk Madura United 3 -1 pada leg ke 2 Championship Series Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Jumat malam (31/05). Dengan kemenangan tersebut Persib unggul agregat gol 6 – 1 setelah sebelumnya pada leg pertama unggul 3 – 0 di Stadion si Jalak Harupat, Kab.Bandung.
Pada pertandingan leg ke 2 ini, tiga gol Maung Bandung disarangkan David da Silva pada menit ke-60, Marc Klok menit ke-86, dan Beckham Putra menit ke-90+2.
Akhirnya Persib meraih gelar ke tiganya di Liga Indonesia setelah puasa selama 10 tahun. Sebelumnya Persib meraih gelar juara pada Liga tahun 1994/1995 dan 2014.
Sepanjang sejarah, ini trofi kedelapan Persib setelah Kejurnas PSSI 1937, 1959/1961, Kompetisi Perserikatan 1986, 1989/1990, 1993/1994, Liga Indonesia 1994/1995 dan Liga Super Indonesia 2014. Melengkapi prestasi Persib menjadi juara Liga 1 musim ini, secara bersamaan David da Silva menyabet penghargaan top skor dengan koleksi 30 gol.
David lebih unggul unggul tujuh gol atas penyerang Persik Kediri, Flavio Silva. Selain itu, Pelatih Bojan Hodak juga menorehkan Sejarah sejarah sebagai pelatih asing pertama yang mampu mengantarkan Maung Bandung sebagai juara di Liga Indonesia, setelah sebelumnya beberapa pelatih asing gagal membawa persib ke puncak tertinggi kasta sepakbola Indonesia itu.
Tidak hanya Bojan Hodak dan DDS yang memberi banyak kontribusi sehingga Persib mengukir prestasi terbaik, Striker Ciro Alves pun memberi kontribusi besar menjadikan Persib juara dengan permainan apiknya dan selama Liga 1 musim 2023/2024 Ciro telah mencetak 12 asik terbaik yang kesemuanya menjadi gol.
Kebahagiaan pun bertambah, karena pelatih Persib Bojan Hodak pada kompetisi 2023/2024 ini dinobatkan sebagai pelatih terbaik.
SelepasPersib menjadi juara, sejumlah jalan di Kota Bandung dipadati para bobotoh. Di Gasibu, usai digelar nonton bareng di Gedung Sate, bobotoh memadati jalan di sekitar Lapangan Gasibu. Aparat keamanan Gedung Sate sempat dikejutkan dengan nyala flare di Jl. Diponegore, teat di depan gedung yang menjadi Kantor Gubernur Jabar tersebut.
Jl. Asia Afrika menjadi jalan yang dipadati oleh para bobotoh, sejumlah kendaraan roda dua dengan atribut dan bendera Persib nampak ikut meramaikan kepadatan di jalan yang berada di pusat Kota Bandung tersebut, sehingga arus lalu lintas tersendat menuju Jl. Sudirman, yang juga sudah dipenuhi bobotoh.
Kepadatan juga terjadi di Jembatan Layang Paspati (Jl.Mochtar Kusuma Atmaja), dimana ke dua arah didominasi oleh lautan kendaraan R2 yang memadati di Sepanjang jalan, bahkan sampai di Jl. Junjunan, Kota Bandung.
Sementara itu informasi yang diterima oleh bandungsatu.com, dari sumber di lingkungan Gedung Sate, menyebutkan bahwa rombongan Tim Persib Bandung, Sabtu sore (01/06) akan disambut dan diterima secara resmi oleh Pj.Gubernur Jawa Barat Bey Mahmudin, di Gedung Sate.
“Rencananya Tim Persib akan diterima pak Bey, pada pukul 16 atau 17. Sudah ada agenda untuk pak Pj Gubernur besok,” kata sumber yang tidak mau disebut namanya, Jumat malam (31/05).
Di Bandung Barat, suasana nobar Persib, berlangsung meriah. Pj Bupati Bandung Barat ikut larut dalam euforia kemenangan dengan membentangkan syal bertuliskan PERSIB dan mengibarkan bendera yang menjadi simbol Persib berwarna biru putih.
Nobar selain dihadiri Sekda Ade Zakir, juga dihadiri para Kepala Dinas di lingkungan Pemda KBB.
Bobotoh yang hadir pun larut dalam euforia kemenangan dengan menyalakan flare dan membunyikan terompet serta aneka ragam tetabuhan. Meski demikian, acara nobar di lingkungan Pemda KBB tersebut berjalan tertib. (*)






