KABUPATEN BANDUNG, BANDUNGSATU.COM – Kampung Agrowisata Lio Bata, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang riuh dipenuhi ribuan relawan Bedas se-Kabupaten Bandung, Rabu (19/06).
Relawan yang hadir pada kesempatan tersebut, sekitar 2500 – 3000 orang, yang berasal dari 31 kecamatan, 270 desa dan 10 kelurahan di Kabupaten Bandung meminta kesediaan Bupati Dadang Supriatna untuk kembali memimpin Kabupaten Bandung di periode kedua.
Mereka menyatakan siap all out memenangkan Dadang Supriatna untuk kembali menjadi Bupati Bandung periode 2024-2029. Mereka juga siap mensosialisasikan prestasi Dadang selama 3 tahun memimpin Kabupaten Bandung, kepada masyarakat di Kabupaten Bandung.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kami relawan Bedas meminta Kang DS untuk kembali maju pada Pilkada 2024. Kami siap menyertai Kang DS dan memenangkan kembali Kang DS untuk menjadi Bupati Bandung periode 2024-2029,” ujar Ketua Relawan Bedas, Asep Romy Romaya.
Mereka yang hadir, juga menyatakan sikap untuk melanjutkan perubahan di Kabupaten Bandung untuk lebih maju, lebih sejahtera dan lebih Bedas.
“Semoga Allah SWT meridhoi niat baik kita. Semoga perjuangan ini dimudahkan Allah SWT,” ungkap Asep Romy yang juga lolos menjadi anggota DPR RI pada Pemilihan legislatif 2024 lalu.
Pada kesempatan melakukan deklarasi tersebut, mereka juga secara spontan melakukan penggalangan dana berupa koin dukungan agar Dadang Supriatna maju kembali pada Pilkada Kabupaten Bandung.
Diberikan ‘udunan’ dana secara spontan oleh para relawan Dadang Supriatna dan sebagian relawan tampak berkaca-kaca saat menerima sumbangan yang dimasukkan dalam sebuah plastik besar itu. Dadang Supriatna bahkan tampak tak kuasa menahan air mata haru.
“Saya benar-benar merasa terharu, sedih dan bangga. Ini mengingatkan saya ketika saya mencalonkan Bupati Bandung pada 2020 lalu. Saya ketika itu yang tidak punya apa-apa banyak disumbang oleh para relawan,” ujar Kang DS usai acara.
Dadang mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan temu kangen dan deklarasi relawan Bedas tersebut. Ia menyebut kegiatan itu seluruhnya diinisiasi para relawan tanpa campur tanganya sedikitpun.
Dadang malah mengaku kegiatan tersebut sebuah surprise, apalagi lokasi temu kangen dan deklarasi relawan Bedas itu dikenal sebagai titik 0 perjuangan Bedas.
“Tempat ini adalah saksi sejarah. Kalau disebut dari Lio ke Pendopo, betul inilah tempatnya. Dulu saya kecil dididik di sini oleh orangtua dan kakak saya. Ini Lio Bata, peninggalan orangtua saya,” kata Kang DS.
Atas support yang diberikan para relawan, Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih atas berbagai dukungan para relawan. Berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah relawan Bedas se-Kabupaten Bandung berjumlah sekitar 20 ribu orang.
“Kalau dikumpulkan semua tentu tidak akan tertampung di tempat ini. Saya sangat berterima kasih kepada seluruh relawan. Jazakkumullahu khairon katsiro. Tiga tahun kita bersama. Saya sejak awal tidak pernah membubarkan relawan dan tim sukses,” jelasnya.
“Insya Allah saya siap melanjutkan kembali pembangunan di Kabupaten Bandung untuk periode kedua sesuai harapan dan permintaan para relawan,” imbuh Dadang.
Dengan acara tersebut, ia berharap mendapat lebih banyak lagi aspirasi, gagasan, masukan dan dukungan dari masyarakat untuk bersama-sama melanjutkan perubahan yang lebih Bedas. (*)






