BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Big Bad Wolf (BWW) menggelar Bazar Buku Internasional yang bertempat di Mason Pine Kota Baru Parahyangan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Beragam buku dari genre yang bermacam-macam disuguhkan dalam bazar yang digelar oleh Big Bad Wolf Bandung tersebut.
Public Relation Big Bad Wolf Bandung (BBW), Andri Suharyono mengatakan, ada sekitar 2 juta buku yang disuguhkan dalam bazar tersebut. Buku yang disuguhkan mulai dari Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Korea.
Acara yang berlangsung selama 11 hari ini menurut Andri, buka yang dijual tidak hanya dipamerkan dalam bentuk display namun juga bisa didapatkan melalui finding machine.
“Biasanya kan bapak-bapak, ibu-ibu, memakai finding machine buat makanan, di sini bisa untuk pembelian buku,” kata Andri, Kamis (23/05).
“Di sini juga kami memberi contoh kecil bagaimana membuat library kecil untuk di rumah maupun di kantor,” imbuh Andri.
Andri juga mengatakan bahwa tujuan utama dari bazar ini adalah untuk meningkatan literasi. Andri mengatakan bahwa membaca selain menambah pengetahuan, juga disebut sebagai aktifitas yang membahagiakan.
“Membaca itu kegiatan sehari-hari dan kegiatan yang menyenangkan,” tegas Andri.
Sementara itu Marketing Manjer PT. Belaputra Intiland yang mengelola kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang , Joseph Iyong Dachlan, BWW (Big Bad Wolf) Bandung bahwa chemistry dengan Kota Baru Parahyangan (KBP) sangat baik. Apalagi sejak awal berdiri di tahun 2000, KPB sudah berkomitmen dengan bidang pendidikan, salah satunya literasi.
“Kami memang sejak tahun 2000 sudah berkomitmen untuk salah satunya mengedepankan pendidikan, salah satunya melalui literasi. Oleh karenanya dengan BBW kami chesmistrynya sangat baik,” kata Iyong.
Iya juga mengatakan membaca bisa didorong untuk menjadi kebiasaan generasi muda saat ini, mengimbangi perkambangan teknologi. Apalagi saat ini mereka yang tergerak mengembangkan program listerasi memiliki beragam inovasi yang membuat siapan pun bisa tertarik pada membaca.
“Literasi ini saya Lihat unsur fun-nya tinggi ya. Dari hari-kehari juga sangat berinovasi, selain dari kontenya itu sendiri. Semoga para pengunjung yang hari ini kita Lihat mostly banyak generasi muda, yang menjadi bonus demografi Indonesia, yang lebih banyak ke high tech. Tapi jangan lupa bahwa buku itu high touch. Sesuatu yang menggerakan semua indera kita sehingga kita bisa menyerapi semua proses membaca itu,” jelas Joseph Iyong Dachlan.
Bazar “Big Bad Wolf Books” (BBW) digelar sejak 23 Mei sampai 2 Juni 2024 mulai pukul 09.00 sampai 24.00 WIB, bertempat di Parahyangan Convention, Mason Pine Kota Baru Parahyangan. Ribuan buku internasional seru dan terbaru membentang sejauh mata memandang dan memanjakan para pecinta buku di tanah air dengan tema gagasan #BacaItuKeren.
Bandung menjadi kota singgah pertama dalam rangkaian tur BBW Indonesia 2024. Keputusan ini didasarkan pada sejumlah alasan strategis. Area Bandung dan sekitarnya memiliki penduduk usia muda, mencapai lebih dari 2 juta (tahun 2020 -2022) menjadikannya target peminat buku yang signifikan. Selain itu, Bandung dikenal sebagai kota kreatif, di mana budaya inovasi dan seni sangat berkembang. Hal ini sesuai dengan misi Big Bad Wolf yang selalu memberikan inovasi dan eksplorasi sesuai tren yang berkembang dalam pemberian bahan bacaan Internasional dalam Bahasa Korea mencakup buku memanggang kue, memasak, klasik, cerita dan masih ada beberapa katagori lainnya untuk selalu menaikkan minat baca di Indonesia.
Selain bazar, melalui BBW Bandung, BBW Indonesia melanjutkan komitmennya dalam mendukung pendidikan di Indonesia melalui program donasi buku bertajuk program “1 Buku Untuk 1000 Mimpi Anak Indonesia.” Program in digelar bekerjasama dengan Bantu Buru Belajar Lagi dan Teman Tulus yang akan menyalurkan buku-buku donasi ke 9 sekolah mitra di Kabupaten Rote Ndao, Belu, dan Purworejo. (*)






