Berkunjung ke Pasar Panorama Lembang dan Pasar Kaget Sesko AU, Hengki Kurniawan Utarakan Soal Pinjaman Tanpa Jaminan dan Bunga

Calon Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan ketika berbincang bincang dengan Ketua Ikatan Pasar Indonesia KBB, Dumek, ketika silaturahmi dengan para warga di dua pasar di Lembang, Minggu (15/09). Foto/BANDUNGSATU.COM
Calon Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan ketika berbincang bincang dengan Ketua Ikatan Pasar Indonesia KBB, Dumek, ketika silaturahmi dengan para warga di dua pasar di Lembang, Minggu (15/09). Foto/BANDUNGSATU.COM

BANDUNGSATU.COM Ribuan masyarakat yang berada di Pasar Panorama Lembang dan pasar kaget di Sesko AU Lembang, Kabupaten Bandung Barat, menyambut Calon Bupati Kabupaten Bandung Barat, Hengki Kurniawan, Minggu pagi (15/09).

Kunjungan Hengki kedua pasar tersebut mendapat sambutan sangat meriah. Masyarakat yang berada di Pasar Panorama Lembang terlihat sangat antusias, terutama ibu-ibu, remaja laki-laki maupun perempuan. Mereka berebut tempat ingin berfoto bersama

Dalam kunjungan ke dua pasar yang berada di Lembang, Calon Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan didampingi istrinya Sonya Fatmala serta ketua DPC PDIP KBB, Ida Widaningsih yang juga anggota DPRD KBB, dan anggota DPRD KBB dari Partai NasDem, Bintang Pamungkas.

Pada kesempatan itu Hengki mengatakan, pihaknya menyerap aspirasi Ketua Ikatan Pedagang Pasar yang menginginkan agar Pasar Panorama bisa lebih tertib dan harga sayur-mayur yang stabil.

“Ketua pedagang pasar ingin pasar ini lebih tertib, rapi dan harga terutama sayur mayur relatif stabil. Ada pemikiran kedepan seperti tomat dan cabai kita jaga stabilitas harganya, dengan cara pemerintah menetapkan harga. Empat ribu, misalnya,” kata Hengki.

Ia juga mengatakan cara penetapan harganya adalah pemerintah membeli cabai dan tomat itu meski harganya sedang tinggi, dan kemudian kedua komoditas itu dipasarkan ke pasar modern melalui BUMD.

“Mudah-mudahan aspirasi-aspirasi ini bisa disetujui dewan karena untuk mendirikan BUMD kan harus ada penyertaan modal,” kata Hengki.
Hengki menegaskan sistem itu ia ajukan agar para petani jumlahnya tidak semakin turun karena fluktuasi harga yang tidak menguntungkan mereka.

“Kalau kita berikan kebijakan yang mendukung tersebut ya tentu, petani tidak akan rugi. Kalau harganya naik dijual di luar ya gak papa, tapi saat turun, pemerintah yang membeli untuk bisa juga langsung diolah kemudian dipasarkan,” imbuh Hengki.

Hengki juga menegaskan kembali bahwa pihaknya memiliki program untuk permodalan, sehingga petani, pedagang pasar, UMKM bisa terus memutar roda ekonominya.

“Saya melaunching program pinjaman tanpa bungan, tanpa jaminan. Skemanya sudah kita buat. Mudah-mudahan ini bisa membantu UMKM, namun secara administrasi dan legalitas harus tertib,” tukas Hengki.

Ia menambahkan dalam program pinjaman tanpa bunga dan tanpa jaminan tersebut, verifikasinya langsung dilakukan oleh Bank.

Ditemui di tempat yag sama Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia Kabupaten Bandung Barat, Dumek mengatakan, ia mendorong agar pemerintah serius mengelola pasar. Dengan keseriusan itu diharapkan mayarakat bisa terdongkrak daya belinya.

“Sekarang kan ekonomi lagi lesu, terutama percuma banyak pasar juga, kalau daya belinya tidak kuat. Istilahnya gak ada jaminan lah banyak pasar itu,”kata Dumek.

Ia pun berharap agar pemerintah bisa mempermudah akses pinjaman modal dengan syarat yang ringan, sepeti tanpa bunga dan tanpa jaminan.

“Harus ada pinjaman, KUR lah. Tanpa jaminan. Meskipun sekarang pinjaman dari Bank sudah lumayan mudah,” kata Dumek.

“Saya ingin ada program dari Pemerintah Daerah untuk pedagang dan petani,” imbunya.

Diminta tanggapannya oleh Bandungsatu.com, pengunjung Pasar Panorama Lembang dan Pasar Gaket atau pasar mingguan, umumnya berharap Pasangan HADE, Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan – Ade Sudrajat, bisa menjadi Bupati dan Wakil Bupati.

“Kami mendoakan Hengki Kurniawan menjadi Bupati kembali. Bagi sebagian warga sudah tahu ketika Hengki menjadi Bupati Bandung Barat. Banyak kemajuan yang telah dibangunnya untuk wilayah Lembang, salah satunya Alun- Alun Lembang yang saat ini sebagai ruang publik, sangat teras manfaatnya bagi masyarakat Lembang. Kami bisa memakai alun-alun sebagai fasilitas sosial dan umum dan bila terpilih lagi pasangan HADE bisa melanjutkan program pa Hengki yang tertunda,” ungkap Rina Nurbaeti, warga Lembang. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *