Belasan Siswa Sebrangi Saguling dengan Rakit Kayu, Bupati Jeje Sediakan Angkutan Antar Jemput.

Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Bupati Bandung Barat secara resmi menghadirkan satu unit kendaraan antar-jemput bagi belasan siswa SD Negeri Budiharja, Kecamatan Cililin.

Langkah cepat ini diambil sebagai solusi darurat dan mendesak, mengingat para siswa sebelumnya harus mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi Waduk Saguling Belasan Siswa Sebrangi Saguling dengan Rakit Kayu, Bupati Jeje Sediakan Angkutan Antar Jemput.

Bupati Bandung Barat secara resmi menghadirkan satu unit kendaraan antar-jemput bagi belasan siswa SD Negeri Budiharja, Kecamatan Cililin.

Langkah cepat ini diambil sebagai solusi darurat dan mendesak, mengingat para siswa sebelumnya harus mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi Waduk Saguling menggunakan rakit kayu demi bisa pergi dan pulang sekolah.

Sebagai bentuk dukungan penuh, Pemkab Bandung Barat menyerahkan kendaraan tersebut kepada pemerintah desa serta menggratiskan seluruh biaya operasional selama enam bulan ke depan, termasuk bahan bakar dan gaji pengemudi.

Kebijakan ini diberlakukan tanpa pungutan biaya apa pun kepada wali murid, demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak di tengah kekhawatiran memasuki musim penghujan.

Meski menjadi solusi tercepat saat ini, Bupati menegaskan bahwa penyediaan kendaraan ini merupakan langkah sementara sambil pemerintah terus mengkaji dan mendorong pembangunan akses jembatan permanen.

Dengan adanya fasilitas ini, para siswa kini dapat berangkat sekolah dengan lebih aman tanpa harus kembali menggunakan rakit.

Sebagai bentuk dukungan penuh, Pemkab Bandung Barat menyerahkan kendaraan tersebut kepada pemerintah desa serta menggratiskan seluruh biaya operasional selama enam bulan ke depan, termasuk bahan bakar dan gaji pengemudi.

Kebijakan ini diberlakukan tanpa pungutan biaya apa pun kepada wali murid, demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak di tengah kekhawatiran memasuki musim penghujan.

Meski menjadi solusi tercepat saat ini, Bupati menegaskan bahwa penyediaan kendaraan ini merupakan langkah sementara sambil pemerintah terus mengkaji dan mendorong pembangunan akses jembatan permanen.

Dengan adanya fasilitas ini, para siswa kini dapat berangkat sekolah dengan lebih aman tanpa harus kembali menggunakan rakit. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *