Begal Beraksi di Kampung Muara Cipada, Padalarang Terekam CCTV

Foto/Istimewa
Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Kamera CCTV berhasil merekam aksi pembegalan kepada seorang pengendara sepeda motor matic yang tengah menepi di pinggir jalan.

Dalam rekaman tersebut terlihat, saat motor matic tersebut berhenti, ia dihampiri tiga unit sepeda motor. Salah seorang terduga pelaku langsung mencabut kunci motor korban.

Tiga orang pelaku lainnya, yang duduk dibelakang pengemudi, kemudian menghampiri dan merebut sepeda motor korban, dengan masing-masing menenteng sebilah sajam. Bahkan saat korban berusaha merebut kembali motornya seorang pelaku sempat mengayunkan sajam ke arah korban. Setelah itu para pelaku yang berhasil merampas satu unit motor langsung melarikan diri.

Peristiwa tersebut terjadi di di Jalan Raya Purwakarta KM 7, Kampung Muara Cipada, Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Begal membawa Sajam di Muara Cipada bikin ulah di Bandung Barat. Laporan warga diduga pelaku merampas kendaraan roda dua depan salah satu masjid di Jalan Purwakarta KM 7 pada Selasa (17/09) pukul 23:54 WIB,” disampaikan salah satu akun IG yang mengungggah peristiwa tersebut

Kapolsek Padalarang, AKP Kusmawan, membenearkan insiden pembegalan tersebut, Rabu (18/09). Ia mengatakan Polsek Padalarang mendapatkan laporan dari seorang pria bernama Aris Sutardi yang datang dengan mengalami luka-luka pada bagian punggung dan tangannya akibat sabetan senjata tajam, pada Selasa (17/9), sekira pukul 00:30 WIB.

“Iya kejadiannya betul terjadi saat ini sedang dilakukan penyelidikan,” kata Kusmawan.

Kusmawan mengungkapkan, pembegalan menggunakan senjata tajam jenis samurai tersebut terjadi sesaat setelah Ari sutardi mengisi BBM di Pom Bensin Campaka Mekar dan hendak pulang ke rumahnya yang berada di Kampung Cikadu, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Setibanya di lokasi yakni di Jalan Raya Purwakarta, Kampung Muara Cipada RT 2 RW 22, Desa Campakmekar, Kecamatan Padalarang, korban dipepet 6 orang dengan menggunakan 3 kendaraan bermotor yang terdiri dari dua motor Honda Beat warna hitam satu motor Vario warna hitam.

“Bahwa korban Ari sutardi pada saat telah mengisi BBM di Pom Bensin Campakamekar dan hendak pulang ke rumahnya dipepet oleh 6 orang yang menggunakan 3 kendaraan bermotor yang terdiri dari dua motor Honda Beat warna hitam satu motor Vario warna hitam,” ujar Kusmawan.

Saat korban dipepet, kata Kusmawan, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis samurai dan celurit. Selanjutnya para pelaku memaksa korban untuk menyerahkan motor dan barang-barang lain milik korban. Dengan sajam itu pula korban mengalami luka-luka di punggung dan tangannya.

“Selanjutnya pelaku melukai korban dengan cara menyabetkan senjata tajam jenis samurai ke arah punggung dan tangan korban yang mengakibatkan korban mengalami luka sabetan senjata tajam di punggung dan tangan nya,” katanya.

Menurut Kusmawan, karena sabetan senjata tajam tersebut, korban langsung berusaha menyelamatkan diri. Setelah itu, pelaku membawa kendaraan bermotor milik korban, Honda Beat Dulux dan juga handphone.

“Karena korban tak ragu mengayunkan sajamnya maka korban menyelamatkan diri. Di situlah motor dan handphone korban yang berada di dashboard atau keropak motor tersebut di rampas dan melarikan diri ke arah Padalarang. Selanjutnya pelaku melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut,” jelas Kusmawan.

Hingga saat ini Polsek Padalarang melalui unit Reskrim tengah menyelidiki kejadian pembegalan bersenjata samurai dan celurit tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi dan barang bukti berupa tayangan CCTV.

“Iya kita sedang tindaklanjuti laporan tersebut. Tim kami sedang menyelidiki di sana kan ada saksi dan yang paling penting kejadian ini terekam CCTV,” pungkas Kusmawan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *