BAZNAS KBB Salurkan Kursi Roda untuk Penyandang Disabilitas dan Paket Sembako untuk Warga Desa Sirnajaya

Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program kemanusiaan hingga wilayah pelosok KBB. Kali ini, kegiatan berlangsung di Kampung Babakansirna RT 01/RW 12, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kamis (22/05)

Salah satu momen paling haru terjadi saat penyerahan kursi roda kepada Neng Ijah (17), seorang warga penyandang disabilitas sejak lahir, yang selama ini hanya bisa beraktivitas di dalam rumah. Bantuan kursi roda ini membuka lembaran baru dalam hidupnya.

Neng Ijah akhirnyadapat keluar rumah, bercengkrama dengan tetangga, dan menikmati suasana sekitar. Senyum bahagia terpancar di wajah Neng Ijah saat menerima bantuan, beserta orang tuanya, sambil mengucapkan rasa terima kasih kepada BAZNAS dan para muzaki.

Selain kursi roda, BAZNAS KBB juga menyalurkan paket sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak secara ekonomi.

Kegiatan penyaluran dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS KBB dan Wakil Ketua II, didampingi oleh Camat Gununghalu, perangkat Kecamatan, serta UPZ Kecamatan dan UPZ Desa Sirnajaya. Kehadiran mereka menjadi bukti sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam memastikan zakat sampai pada yang berhak menerimanya.

Ketua BAZNAS KBB, Iing Nurdin menegaskan, penyaluran ini bukan hanya sekedar kerja otak, tetapi juga kerja otot.

“Untuk menjangkau para mustahik seperti Neng Ijah, kami harus menempuh perjalanan sejauh 3 kilometer melalui sawah dan galengan. Ini adalah bentuk nyata bahwa zakat para muzaki dan aghniya yang dititipkan ke BAZNAS KBB benar-benar kami tunaikan dengan penuh tanggung jawab. Karena zakat bukan sekadar angka, tapi amanah yang menghidupkan harapan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS KBB, Saeful Rahman menambahkan, bahwa pemberian bantuan ini ditujukan agar tidak ada mustahik yang terlewat oleh jangkauan Zakat.

“Penyaluran hingga ke pelosok pemukiman warga memang melelahkan, tapi ini bukan sekadar perjalanan. Ini adalah perjuangan, agar tidak ada mustahik yang terlewat dari jangkauan zakat. Karena dari situlah keberkahan akan mengalir,” tutur Saeful.

BAZNAS KBB terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun kekuatan zakat sebagai solusi kemiskinan dan pemberdayaan umat. Semoga setiap langkah kebaikan ini menjadi keberkahan bagi semua.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *