BAZNAS KBB Dirikan Posko Mudik Lebaran di Dua Titik

Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Badan Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung Barat kembali menggelar posko mudik. Ada yang berbeda dengan yang pernah di gelar sebelumnya. Pada Ramadhan tahun sebelumnya Posko Mudik Baznas hanya di gelar di satu titik, jika tidak di Cipatat, posko didirikan di Padalarang.

Pada tahun ini, Posko Mudik Baznas KBB didirikan di dua titik, di Cipatat dan Cimareme.

”Alhamdulillah kita dalam Ramadhan tahun ini, untuk agenda posko mudik, memang baru titik di Cimareme dan Cipatat, setiap tahun kita buat juga posko pantau di Cipatat, perbatasan Cianjur, Bandung Barat. Namun karena di sini ada permintaan, kemudian juga ini kolaborasi, sinergi, sehingga kita buka tambahan, satu titik di jalur Cimareme,” kata Waka 2 Baznas KBB, Saiful Rahman.

Saiful mengatakan, pembukaan Posko Mudik Baznas di Cimareme dilakukan, karena pihaknya melihat ada potensi kerawanan kemacetan, sehingga diperlukan adanya posko untuk membantu para pemudik.

”Alhamdulillah ada respon dari para komunitas untuk sama-sama membuka pelayanan arus mudik. Nah karena di sini informasinya juga titik rawan juga gitu, rawan kemacetan berkendaraan, sehingga memang ini sangat tepat adanya posko ini,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, di Posko Mudik Lebaran Baznas KBB, pemudik bisa memanfaatkan fasilitas listrik untuk mengecas alat komunikasi agar bisa terhubung dengan kerabat di kampung halaman.

Selain itu pihaknya juga menyediakan takjil dan paramedis untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan bagi para pemudik.

”Dan kami membuka pelayanan, selain kita membuka tempat untuk istirahat ya, untuk para pemudik gitu ya, kemudian juga ada pelayanan darurat, bila ada kejadian di jalur Raya Cimareme ini. Kemudian juga kita membuka pelayanan aliran listrik yang membutuhkan bagi pemudik yang kebetulan habis, bisa cas untuk hand phone di pos pantau mudik Baznas ini,” ungkap Saiful.

”Kemudian juga bagi yang berbuka untuk air atau takjil, kita juga menyiapkan, kemudian juga yang paling penting juga, mungkin ini disediakan juga P3K. Jadi pengobatan yang awal untuk para pemudik yang bisa kita tangani,” imbuhnya.

Disamping fasilitas yang disebutkan Saiful, ia pun mengakui bahwa di poskonya tidak ada fasilitas MCK, tidak seperti yang ada di Cipatat, karena berdekatan dengan mesjid.

”Mungkin yang berbeda kalau di sini, arena ini posisinya di jalan, sehingga posisi yang tidak ada itu untuk air bersih misalnya ke toilet,” jelas Saiful.

”Kalau di Cipatat kan karena memang area mesjid, sehingga fasilitas toilet itu mudah, tinggal ke toilet mesjid, karena di area mesjid menyediakan. Kalau di Cimareme karena posisinya di area bahu jalan, sehingga untuk ke air bersih atau ke toilet itu harus ke mesjid yang terdekat, yang berada di kebelakang ada mesjid juga yang terdekat,” imbuhnya.

Saiful pun mengungkapkan bahwa poskonya dibuka selama sepekan pada H min 3 sampai H plus 3. Denga demikian diharapkan bisa membantu para pemudik yang berangkat atau pulang dari kampung halaman pada 6 hari tersebut.

”Kita buka Dari H min 3, sampai H plus 3. Satu pekan. Alhamdulillah kita baru kali ini sebetulnya 2 titik ya, biasanya kita 1 titik bergiliran antara Cipatat dan Pernah juga di Gadobangkong. Saat ini kita buat 2 titik karena ini permintaan, sehingga kita buka lagi 1 titik,” ungkap Saiful.

Saiful lebih jauh mengatakan, pihaknya dalam membesut posko mudik ini berkolaborasi dengan komunitas yang membantu secara aktif dengan BAZNAS KBB.

” Hasil koordinator titik ini, jadi kita membagi untuk posko pemantau mudik lebaran Baznas sendiri membagi 2 koordinator. Nah untuk titik Cimareme koordinator ini Kang Doni yang ngawal dan bertanggung jawab atas pelayanan di area sini. Berbeda dengan di Posko Pantau Mudik Lebaran BAZNAS KBB yang di Cipatat juga ada penanggung jawabnya Koordinatornya Hadiat. Dibantu relawan BTW, kita tugaskan untuk bertanggung jawab pada 2 titik masing-masing. Sehingga bisa langsung koordinasi dengan pimpinan Baznas KBB,” pungkas Saiful. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *