Banyak Objek Wisata Alam dan Religius, Sebagai Unggulan Untuk Dikembangkan Wilayah Selatan KBB

Objek Wisata Curug Malela Kecamatan Rongga KBB saat ini menjadi primadona untuk kunjungan wisata didaerah selatan Kabupaten Bandung Barat. Foto/Istimewa

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Pemerintah Daerah Bandung Barat telah membuat kajian pengembangan pariwisata alam sampai wisata religi, untuk wilayah Selatan. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan, di Gununghalu, Minggu (11/09). Tidak hanya untuk dinikmati alamnya, namun Hengki sudah memiliki konsep untuk mengembang wisata untuk edukasi para pelajar.

Oleh karenanya menurut hengki sangat tepat, jika di KBB wilayah Selatan dikembangkan Argo Edu Tourism.

“Wilayah Selatan ini kan sudah kita perbaiki infrastrukturnya. Nah, sekarang tinggal bagaimana kita mengembangkan potensi-potensi yang ada di wilayah Selatan Khususnya pariwisata, pertanian dan lain-lain. Nah, makanya kami sudah membuat kajian pengembangan pariwisata di wilayah Selatan. Mulai dari wisata alamnya dan juga wisata religi,” kata Hengki.

Soal Argo Edu Tourism, menurut Hengki bisa pula untuk mendidik para pelajar agar memiliki kemampuan SDm dalam pertanian, yang bisa bermanfaat di kemudian hari.

“Ada satu konsep yang menarik yang akan kita kembangkan, yang saya titip ke Pak Kadis yaitu Agro Edu Tourism jadi wisata alam yang tentu ini akan menarik bagi siswa untuk pembelajaran langsung ke alam, misalnya bagaimana cara bercocok tanam, bagaimana cara berternak dan sebagainya. Dan konsep ini, sangat diminati oleh putera-puteri kita, karena kalau kaitan outdoor ini kan lebih seru,” tambah Hengki.

Ia pun mengatakan untuk wisata religi dipastikan akan memiliki minat yang tinggi, karena Bandung Barat adalah Kota Santri terbesar ke dua setelah Tasikmalaya.

“Nah makanya kami sudah membuat kajian pengembangan pariwisata di wilayah Selatan, mulai dari wisata alamnya dan juga wisata religi. Makanya dalam waktu yang tidak lama lagi kita akan meresmikan Alun-Alun Cililin dengan konsep “Little Madinah,” karena kami melihat memang Bandung Barat ini kota santri. Ya mungkin kalau diitung-itung terbesar kedua lah, setelah Tasikmalaya. Oleh sebab itu wilayah selatan sangat potensial untuk dikembangkan wisata religi dan juga wisata alam,” papar Hengki. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *