BANDUNGSATU.COM– Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti pemukiman warga di kawasan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, pada Idul Adha 1447 H.
Idul Adha, sebuah momentum yang sangat dinantikan, akhirnya terwujud berkat kepedulian dari Aliansi Aktivis Jawa Barat. Sinergi aktivis dan tokoh masyarakat ini berhasil menyalurkan hewan kurban berupa satu ekor sapi berukuran besar untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat setempat.
Kebahagiaan dan untaian doa tak henti-hentinya mengalir dari bibir para warga saat melihat hewan kurban tersebut tiba di lokasi.
Bagi sebagian besar masyarakat, kehadiran daging kurban tahun ini bukan sekadar hidangan di atas meja, melainkan sebuah mukjizat dan bentuk nyata bahwa masih ada pihak yang peduli terhadap nasib mereka di tengah kondisi ekonomi yang cukup sulit.
“Kami sangat bersyukur kepada Gusti Allah dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Aliansi Aktivis Jabar. Jujur, bagi kami yang jarang sekali bisa menyantap daging, kurban sapi ini adalah berkah yang luar biasa mendalam. Semoga kebaikan bapak-bapak semua dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT,” ungkap ketua Rukun Warga 18 Desa Batujajar, Asep Herna dengan mata berkaca-kaca menahan haru, Rabu (27/05).
Sementara itu, Koordinator Aliansi Aktivis Jawa Barat, Agus Satria, menyampaikan bahwa aksi sosial ini bukan hanya tentang membagikan daging kurban, melainkan ada esensi yang lebih dalam mengenai nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan.
Agus Satria berharap ibadah kurban kali ini dapat menjadi pemantik serta jadi momentum penting bagi pembinaan umat, khususnya di wilayah RW 10 dan RW 16 Batujajar Barat, serta RW 8 Giriasih.
“Idul Adha adalah simbol ketaatan dan kepedulian. Kami berharap, kehadiran kurban ini bisa mempererat tali silaturahmi, memperkuat keimanan, serta menjadi momentum pembinaan umat agar masyarakat di wilayah RW 10, RW 16 Batujajar Barat dan RW 8 Giriasih terus kompak dan saling menguatkan dalam kebaikan,” ujar Agus Satria di sela-sela kegiatan.
Selain menekankan nilai pembinaan, Agus Satria juga memberikan atensi khusus terkait proses pembagian daging kurban. Ia mengingatkan kepada seluruh panitia di lapangan agar melakukan pendistribusian secara ketat, merata dan tepat sasaran.
“Saya ingatkan dan titip pesan kepada seluruh rekan-rekan panitia, pastikan pendistribusian daging kurban ini dilakukan secara adil dan merata. Jangan sampai ada warga yang berhak tetapi terlewat. Kita ingin memastikan bahwa kebahagiaan Idul Adha ini benar-benar nyata dan dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah ini tanpa terkecuali,” tegasnya.
Aliansi Aktivis Jawa Barat ini diharapkan dapat menjadi contoh positif aktivis kemasyarakatan dalam menghadirkan solusi serta senyuman di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. (*)






