Akibat Memasang Plat Nomor Kendaraan di Merek Berbeda, Seorang Warga Bekasi Berurusan Dengan Polres Cimahi

Kapolres Cimahi, AKBP. Tri Suhartanto menunjukan Nopol yang dianggap memasang di kendaraan berbeda. Selasa (03/12). Foto/Istimewa

CIMAHI, BANDUNGSATU.COM – Karena ingin mengikuti kontes kendaraan, saat mengetahui bahwa plat nomor Mercedez yang ditungganginya lepas dalam perjalanan, Muhammad Fajar menempelkan plat nomor kendaraan Fortuner yang masih miliknya, di body Mercedez tersebut, Minggu (01/12).

Hal itu menjadi viral setelah netizen mencocokan nomor kendaraannya melalui sebuah aplikasi dan diketahui nomor tersebut tidak sesuai peruntukannya.

“Dari pengakuan yang bersangkutan, pada 1 Desember 2024, ia sedang dalam perjalanan dari Bekasi ke BSD untuk mengikuti kontes mobil,” kata Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, Rabu 3 Desember 2024.

“Plat nomor belakang Mercedes-Benz terjatuh, sehingga plat Fortuner dipasang di Mercedes-Benz,” imbuh Tri.

Tri mengatakan, tindakan tersebut dilakukan guna menghindari kesalahpahaman di masyarakat.

“Setelah dilakukan pemeriksaan fisik, plat nomor D 777 SAH sesuai dengan STNK, sementara kendaraan dengan plat nomor B 8699 CW juga memiliki surat-surat lengkap,” tuturnya.

Fortuner milik Fajar pun saat diperiksa tidak memasang plat nomor depan saat diperiksa.

“Kami melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, serta menilang kendaraan Mercedes-Benz karena menggunakan plat nomor yang tidak sesuai,” ungkap Tri.

Atas peristiwa ini Tri mengingatkan masyarakat, bahwa plat nomor kendaraan adalah identitas resmi kendaraan dan tidak boleh dipertukarkan antar kendaraan.

“Satu nopol untuk satu kendaraan, bukan untuk beberapa kendaraan. Hal ini sesuai dengan Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009,” jelasnya.

Dalam rilis yang digelar Polres Cimahi tersbut, Muhammad Fajar pun menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat dan Polres Cimahi atas viralnya peristiwa tersebut.

“Kejadian ini berawal ketika saya mengejar waktu untuk acara kontes, sehingga plat Mercedes-Benz terjatuh. Karena warna mobil mencolok, saya berinisiatif memindahkan plat Fortuner ke Mercedes-Benz,” jelas Fajar.

Fajar mengaku tidak menyangka perbuatannya menjadi viral dan memunculkan dugaan bahwa mobil tersebut bodong.

“Alhamdulillah, mobil ini milik saya sendiri dan saya rawat dengan baik,” imbuh Fajar.

Ia sendiri berjanji untuk menjadikan kasus yang ia alami sebagai pelajaran.

“Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, kepolisian, dan semua pihak terkait. Ini akan menjadi pelajaran berharga agar saya lebih bijak dalam bertindak,” kata Fajar. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *