BANDUNGSATU.COM – Madrasah Tsanawiyah (MTS) Nurul Mukhtariyah, Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat melepas siswa angkatan ke 17 pada hari kamis, (18/06) diadakan dengan cara sederhana tapi bermakna dengan mengusung tema “Melangkah pasti meraih masa depan istimewa.”
Prosesi ini menjadi arah baru bagi lulusan untuk melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya dengan penuh semangat.
Acara khidmat ini dihadiri Ketua Yayasan, Ketua Komite, Kepala MTs, tokoh masyarakat dan jajaran guru serta orang tua siswa. Siswa dari kelas 7 sampai dengan 9 dan para alumni dari tiap angkatan antusias mengikuti kegiatan pelepasan murid kelas 9 menuntaskan satu tahap penting untuk melanjutkan tahap berikutnya.
Acara pelepasan murid tersebut diawali dengan tawasul, marhabaan, doa bersama kemudian dimeriahkan dengan tarian budaya, lengser, sungkeman sambil ngawasuh dampal sampean ibu orang tua murid dan pemberian reward bagi siswa berprestasi dan teladan.
Menurut Kepala Madrasah Arif Surahman, S.Pd.I menyampaikan perjalanan 3 tahun dalam mendidik penuh cerita baik didalam kelas maupun diluar kelas, lebih lanjut kepala madrasah menyampaikan terimakasih kepada para guru dan orang tua murid atas kerjasamanya dan juga menyampaikan permintaan maaf bila dalam mendidik masih ada yang tidak sesuai harapan, tidak lupa mengucapkan selamat kepada para murid lulus dan menuju jenjang lebih lanjut, jaga nama baik Madrasah, tetap semangat dan menjaga adab dimanapun berada,” katanya
Sementara itu Ketua Yayasan H. Saiful Rachman, M.Ag menyampaikan perjalanan lembaga pendidikan yang dirintis dan dikelola oleh Yayasan Nurul Mukhtariyah terbilang cukup panjang dari sebelum Kabupaten Bandung Barat pemekaran waktu itu masih menginduk di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung.
“Namun seiring berjalan waktu tidak terasa sudah melepas 17 angkatan. Atas nama ketua yayasan mengucapkan Selamat kepada murid-murid sudah lulus dan menjadi alumni MTs Nurul Mukhtariyah, ini bukan akhir dari proses pendidikan akan tetapi dilanjutkan ke jenjang berikutnya. Waktu 3 tahun kalian dididik dimadrasah ini dengan tujuan tidak hanya pintar dalam pelajaran-pelajaran dikelas akan tetapi paham dan bisa dalam baca tulis al-Qur’an, menjaga shalat, memiliki skill dan memiliki adab. Sebab ilmu tanpa adab itu akan kehilangan arah dan bisa merugikan orang lain bahkan bisa berbahaya, pun sebaliknya adab tanpa ilmu akan sulit bersaing oleh karenanya keduanya harus selalu beriringan dan melengkapi,” ujarnya.
H. Saiful menambahkan berpesan kepada murid-murid untuk menjaga shalat 5 waktu dimana pun nantinya kalian melanjutkan Sekolah, jaga nama baik almamater MTs Nurul Mukhtariyah dan jangan pernah berhenti belajar mengaji dan menjaga hafalan yang sudah hafal.
Menjadi bahan renungan bagi kita sebagai guru bahwa mendidik anak usia Tsanawiyah itu tantangannya berat sebab berada pada fase peralihan dan emosinya naik turun, namun bapak dan ibu guru tetap semangat, sabar, ikhlas dan istiqomah dalam mendidik.
” Kami menghaturkan terimakasih kepada bapak, ibu guru dan juga orang tua murid atas kepercayaannya menitipkan anak-anaknya. Permohonan maaf kami sampaikan juga apabila selama 3 tahun ini ada kekurangan dalam pelayanan, walaupun tanggungjawab mendidik ini berat dan tidak hanya dibebankan kepada pihak lembaga namun secara bersama-sama. Kita berupaya mendidik sesuai kurikulum dan dengan pelayanan terbaik,” tandasnya. (*)






