Lembang Park and Zoo Memperingati HUT ke 80 Republik Indonesia Gelar Parade Satwa

Berbagai satwa yang berada di objek wahana wisata Lembang Park and zoo Lembang Kabupaten Bandung Barat, mengadakan Karnaval Binatang penghuninya dalam memperingati HUT ke 80 RI. Foto/BANDUNGSATU.COM

BANDUNGSATU.COM – Lembang Park and Zoo yang berada Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat kembali mengadakan parade satwa. Parade ini digelar dalam rangka memperingati HUT RI ke 80 tahun.

Hal itu disampaikan General Manager LPZ , KBB, Iwan Susanto, Minggu (17/08). Iwan mengatakan parade meliputi beragam binatang seperti gajah, ular, kuda poni, pelikan, lama, dan alpaka.

”Ada binatang anakan harimau Benggala putih dan komodo,” kata Iwan.

Iwan juga mengatakan bahwa harimau Benggala anakan tersebut diberi nama oleh Menteri Kehutanan.

Selain parade satwa, kata Iwan, momentum HUT RI ini, LPZ juga menyediakan promo bagi mereka yang lahir pada tanggal 17 Agustus dan mereka yang bernama Agus, bisa masuk secara gratis ke LPZ.

Iwan pun mengatakan bahwa masyarakat sangat antusias dengan karnaval yang diadakan oleh LPZ.

”Dari pagi mereka menunggu. Kita kan mulai jam sepuluh, mereka dari jam delapan setengah sembilan sudah datang dan menunggu,” jelas Iwan.

Ia juga menjelaskan bahwa parade satwa tersebut hanya digelar pada tanggal 17 Agustus dengan melibatkan sekitar 30 ekor satwa dari beragam jenis.

Parade melibatkan pula para keeper, dokter hewan dan juga talent, serta dancer.

Iwan juga mengatakan bahwa parade berjalan lancar karena binatang yang dilibatkan sudah dibiasakan melakukan parade.

”Makanya kenapa gajah di depan, biar menjaga jarak sehingga tidak juga kaget bagi binatang lainnya. Apalagi gajah itu lebih sensitif.

Seain itu, kata Iwan, selama dua minggu sebelum pelaksanaan parade, dilaksanakan latihan terlebih dahulu.

Iwan juga tidak menampik dengan adanya long weekend kali ini cukup menambah wisatawan yang berlibur di LPZ, terutama mereka yang datang Jabodetabek.

”Kalo weekend di sini biasanya dominasi wisatawan berasal dari Jabodetabek. Luar pulau juga ada, tapi tidak terlalu banyak,” tukasnya.

Para wisatawan dari Jabodetabek itu menurut Iwan ada pula mereka yang bekerja di Jakarta namun penduduk Bandung, sehingga sambil pulang kampung para wisatawan tersebut juga memanfaatkan waktu liburnya berwisata di LPZ.

”Yang dari Jabodetabek rata-rata juga mereka yang pulang kampung,” jelas Iwan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *