Bupati KBB Jeje Bagikan Susu dan Telur Ingin Anak-Anak dan Masyarakat Sehat serta Cerdas

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Sekitar 2.000 siswa dilibatkan dalam kegiatan minum susu dan makan telur di kawasan De Ladden, Lembang, Rabu (02/07). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang ke-18.

Acara ini dipelopori oleh Dinas Pendidikan (Disdik) KBB ini di resmikan langsung oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail. Acara melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP. Tercatat, peserta terdiri dari 500 siswa PAUD, 750 siswa SD, dan 750 siswa SMP yang turut serta dalam kegiatan ini.

“Sebetulnya ini bukan sekadar bagi-bagi. Sebagai pemerintah daerah, tentu kita ingin memastikan anak-anak dan masyarakat kita sehat, bergizi, dan cerdas,” kata Jeje Ritchie Ismail saat ditemui.

Menurutnya kegiatan ini bukan hanya sekadar berbagi makanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap pemenuhan gizi anak-anak.

“Program ini sejalan dengan misi besar pemerintah pusat dan provinsi. Yakni bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, serta mendukung program Revolusi Putih yang diusung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi,” ujarnya.

“Mereka adalah masa depan bangsa. Kita harus jaga sejak dini, terutama dari sisi kesehatan dan asupan gizinya,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan KBB, Asep Dendih menuturkan bahwa kegiatan ini juga menampilkan berbagai kesenian dan hasil karya peserta didik serta guru yang tersebar di seluruh wilayah Bandung Barat.

“Dari pagi, seluruh peserta disuguhi pertunjukan seni dan gelar karya. Ada sekitar 32 stand yang memamerkan hasil karya siswa dan guru dari berbagai sekolah,” katanya.

Selain pertunjukan seni, kegiatan ini juga melibatkan seni tradisional dan kearifan lokal yang diusung dari berbagai satuan pendidikan.

“Kami juga mengajak siswa dari TK, PAUD, SD, hingga SMP untuk menunjukkan karya seninya, sebagai bentuk pelestarian budaya lokal,” tambah Asep.

Pemilihan lokasi di kawasan Lembang, menurut Asep, dilakukan karena saat ini sekolah-sekolah di wilayah tersebut tengah libur, sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan lebih leluasa.

Ia mengungkapkan, kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Dinas Pendidikan KBB, CSR dari Telkom, dan dukungan Kominfo. Sementara itu, penyediaan tempat disupport oleh KPSBU Lembang.

“Kami tidak hanya mengandalkan dana APBD, tapi juga menggandeng sektor swasta untuk mendukung program ini,” kata Asep.

Dalam acara ini, anak-anak tidak hanya menikmati susu dan telur gratis, tetapi juga mendapat edukasi mengenai pentingnya asupan gizi yang seimbang.

“Kami sedang mengajukan pengadaan untuk 120 ribu siswa SD dan SMP serta 60 ribu siswa PAUD dan TK agar kegiatan ini bisa terus berlanjut,” jelas Asep.

Sementara itu salah seorang siswa SMPN Lembang, Aurel (15) mengakui senang dengan adanya kegiatan bagi-bagi susu dan telur gratis tersebut. Bahkan ia berharap program MBG bisa terealisasikan di sekolahnya.

“Senang saja ada acara, apalagi di kasih susu sama telur. Emang sering makan telur sama susu. Semoga sering aja bagi-bagi susu. Soalnya di sekolah kami belum ada MBG. Padahal mau banget kalau ada MBG jadi nggak usah jajan atau bawa bekel,” ujarnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *