BANDUNGSATU.COM — Dewan Pengurus Cabang Pemuda Tani Indonesia (DPC PTI) Kabupaten Bandung Barat menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Regenerasi Petani Muda” yang dilaksanakan di SMP dan Madrasah Aliyah (MA) Nazwa, Desa Sukamanah, Kecamatan Rongga. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 12 Mei 2025 ini diikuti oleh sekitar 150 siswa dari kedua jenjang pendidikan tersebut.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya DPC PTI Bandung Barat dalam mendorong regenerasi petani sejak usia dini, khususnya di lingkungan sekolah pedesaan. Ketua DPC PTI Bandung Barat, Cepyan dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi pemicu (trigger) bagi optimalisasi kaderisasi petani muda.
“Mayoritas siswa, terutama di wilayah pedesaan, adalah anak-anak petani atau buruh tani. Sangat ironis apabila mereka tidak mendapatkan pengetahuan dasar mengenai pertanian sejak dini, apalagi di tengah dominasi komunikasi digital yang menjauhkan generasi muda dari akar kehidupan agrarisnya,” kata Ketua DPC PTI Kabupaten Bandung Barat, Cepyan
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para siswa. Selain materi pertanian dasar, peserta juga mendapatkan pembekalan seputar dasar-dasar keorganisasian, serta mengikuti berbagai permainan edukatif dan simulasi yang membangun semangat kolaborasi dan kepemimpinan.
Sebagai bentuk dukungan praktik langsung, Pemuda Tani Indonesia turut menyerahkan bantuan berupa bibit sayuran dan pupuk organik kepada pihak sekolah. Bantuan ini dimaksudkan agar siswa dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan pertanian sekolah.
Pada akhir kegiatan, siswa juga difasilitasi untuk membentuk komunitas Pelajar Pecinta Pertanian dan Lingkungan (PEPPELING), yang ke depan diharapkan menjadi mitra strategis DPC PTI dalam pengembangan program pertanian dan pelestarian lingkungan di tingkat pelajar.
DPC PTI Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pihak sekolah dan instansi pemerintahan terkait, guna mendukung pembangunan sektor pertanian, peternakan, dan lingkungan sebagaimana tertuang dalam amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi.
“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Bandung Barat, sehingga lahir generasi muda yang mencintai, memahami, dan siap mengembangkan sektor pertanian nasional,” pungkasnya. (*)






