Rombongan Komisi III DPRD KBB Meninjau Gedung DPRD KBB, yang Sempat ‘Mangkrak’

Rombongan Komisi 3 DPRD Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat yang dipinpim langsung Piter Juandys meninjau Gedung DPRD KBB yang sempat 'mangkrak' dan rencana tahun ini dibangun kembali dengan mendapat kucuran dana dari APBD KBB, sebesar 10,5 milyar, Kamis (30/01). Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Pembangunan gedung baru DPRD Kabupaten Bandung Barat direncanakan akan rampung pada Agustus mendatang. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD KBB, Pither Tjuandys usai melakukan monitoring rencana persiapan penempatan gedung baru DPRD KBB, Kamis (30/01).

Pither mengatakan, dengan begitu, gedung baru DPRD KBB yang berlokasi di Jalan Raya Cijamil RT03/06 Kampung Cijamil, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat bisa segera diisi oleh staf Sekretariat Dewan (Setwan).

Pada monitoring tersebut, Pither didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Mochamad Ridwan, Kepala Diskominfotik, Yoppie Indrawan dan sejumlah Kepala Bidang dari Dinas Perhubungan (Dishub) KBB.

“Komisi III hari ini dalam rapat kerja mengundang sejumlah dinas terkait, khususnya DPUTR, Diskominfotik dan Dishub dalam rangka monitoring gedung baru DPRD KBB untuk menjawab pernyataan di berbagai media bahwa dewan belum mau berkantor di gedung yang sudah disiapkan oleh APBD KBB ini,” kata Pither Tjuandys saat ditemui.

Sesuai dengan salah satu tupoksi Komisi III, yakni bidang pembangunan, jelas Pither, pihaknya ingin mengetahui secara langsung dengan anggaran Rp10,5 miliar itu apa saja yang dikerjakan.

“Jadi, Pak Kadis PUTR sudah menjelaskan ada empat item yang bisa dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp10,5 miliar itu,” kata Pither.

Pither menyebut, gedung baru DPRD ini merupakan aset pemkab dan seluruh masyarakat KBB sehingga perlu dibenahi lantaran ditempati para wakil rakyat sebanyak 50 orang.

“Dengan anggaran Rp10,5 miliar kami serahkan semuanya kepada Kadis PUTR tidak ada intervensi dari siapapun atau pihak manapun untuk mengkaji dan melaksanakan, sehingga staf kami dari Setwan DPRD KBB bisa menempati gedung baru ini,” sebutnya.

Belum diisinya gedung baru tersebut, menurut Pither karena fasilitas seperti sarana dan prasarananya belum memadai, sehingga apa yang harus dilakukan para anggota legislatif di sini.

“Oleh karena itu kita akan menyiapkan anggaran terpisah dari Rp10,5 miliar itu. Kan belum ada jaringan internet dan ini harus dibenahi juga bersama Diskominfotik,” katanya.

“Sementara untuk keseluruhan lahan yang dibangun gedung baru DPRD KBB ini sudah selesai tidak ada persoalan,” ujarnya.

Sebagai tanggung jawab Komisi III, sambung Pither, pihaknya bakal berkomunikasi dengan Pj Bupati Bandung Barat untuk menganggarkan agar semuanya bisa berjalan dengan baik.

“Paling tidak lantai 1 sudah bisa dipasang internet dan harapan kami bulan Agustus 2025 sudah bisa menunjukan kepada masyarakat bahwa kami siap menempati gedung yang sudah dianggarkan dan dibangun oleh warga KBB,” ujarnya.

“Oleh karena itu kami mendorong dan mengajak seluruh masyarakat untuk mengawasi pembangunan gedung baru ini karena gedung baru DPRD KBB ini yang termegah se-Provinsi Jawa Barat,” sambungnya.

Pither pun mengatakan, pihaknya juga bakal menyiapkan anggaran untuk kelanjutan pembangunan gedung baru DPRD ini di tahun 2026 agar selesai secara keseluruhan.

“Di 2026 anggaran juga kita siapkan agar gedung baru ini bisa selesai dan dewan bisa masuk dan mengisi setiap ruangannya,” ucapnya.

Pither pun menekankan agar Pj Bupati Bandung Barat mendukung apa yang sudah dianggarkan oleh kepala dinas yang berkaitan dengan gedung baru DPRD KBB ini.

“Kita sama-sama memberikan dukungan agar pembangunan ini segera selesai dan tahun 2026 seluruh anggota dewan bisa langsung masuk,” ujarnya.

Pither mengatakan, apabila sudah ada Setwan menempati gedung baru ini secara administrasi sudah otomatis melaksanakan kegiatan gedung baru, sehingga tidak ada lagi kegiatan di hotel.

“Kalau sudah ada fasilitas lengkap, kita tidak perlu lagi membuang-buang APBD untuk melaksanakan kegiatan di luar Bandung Barat,” tegasnya.

“Jadi kalau Setwan nanti masuk di Agustus dan anggota dewannya masuk di 2026,” imbuhnya.

Ia juga menerangkan soal anggaran untuk merampungkan gedung baru DPRD KBB di tahun 2026, lanjut Pither, pihaknya bersama dinas terkait bakal kembali menghitung jumlahnya.

“Nanti kita hitung sama-sama dan kita bahas di rapat kerja komisi. Kalau sudah keluar nilainya baru kita sampaikan,” pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *