KPU Kota Cimahi Gandeng IJTI Korda Cimahi-KBB Sosialisasikan Pilwalkot, Pilgub

Foto/Istimewa
Foto/Istimewa

CIMAHI, BANDUNGSATU.COM – Menggandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi sosialisasikan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Walikota dan Wakil Walikota Cimahi tahun 2024 kepada pegiat media sosial dan pegiat seni di RW 18 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kamis (21/11)

Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Acara dikemas dengan senam bersama dan seminar dengan menghadirkan narasumber akademisi, jurnalis televisi dan seniman.

Acara dihadiri Ketua Divisi (Kadiv) Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Kota Cimahi, La Media dan Ketua IJTI Korda Cimahi-KBB, Edwan Hadnansyah.

Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Cimahi, La Media mengatakan, sosialisasi tersebut perlu dilaksanakan menjelang detik-detik terakhir, agar masyarakat Kota Cimahi tahu siapa saja paslon yang berkontestasi pada Pilkada Serentak 2024 ini.

“Jadi dengan sosialisasi ini masyarakat Kota Cimahi tahu siapa saja paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang terdiri dari empat pasangan dan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi yang terdiri dari tiga pasangan,” kata La Media.

Dalam sosialisasi, dijelaskan ke empat Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, yaitu, nomor urut 1 Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina, nomor urut 2, Jeje Wiriadinata dan Ronald Surapradja, pasangan nomor 3, Akhmad Syaikhu dan Ilham Habibie, dan nomor 4, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan.

“Ini penting juga untuk diketahui masyarakat, terutama masyarakat Kota Cimahi,” jelas La Media.

Hal ini disampaikan La media, karena masyarakat Cimahi ternyata lebih tahu paslon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi, yakni paslon nomor urut 1, Dikdik-Bagja, nomor urut 2, Ngatiyana-Adhitia dan nomor urut 3, Bilal-A Mulyana.

“Kami juga mengingatkan waktu pemungutan suara tidak bisa lebih dari pukul 13.00 WIB. Sehingga mereka bisa mengantisipasi waktu pada 27 November 2024,” ungkapnya.

La Media berharap dengan kegiatan ini, para pegiat seni dan sosial media bisa menjadi agen sosialisasi yang bisa menyampaikan apa yang mereka dapat hari ini di sekitar tempat tinggalnya masing-masing.

“Karena memang dari 823 TPS dan 419.974 DPT se-Kota Cimahi kita tidak bisa sendiri untuk menyukseskan perhelatan Pilkada di Cimahi. Sehingga kita butuh kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak dan kalangan, termasuk pegiat seni dan sosial media,” paparnya.

La Media juga mengatakan, keberadaan para jurnalis baik dari media televisi, cetak maupun online bisa bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Jika pada Pilkada sebelumnya tingkat partisipasi pemilih hanya diangka 73 persen, di Pilkada Serentak 2024 kami menargetkan 80 persen. Ini bisa tercapai karena kolaborasi kita bersama, termasuk rekan-rekan media juga melalui penyebaran informasi yang masif kepada masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu Perwakilan pegiat seni Kota Cimahi, Anton Jeprut mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap para pegiat seni bisa terus dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah.

“Alhamdulillah kami sangat senang bisa dilibatkan dalam sosialisasi ini. Siapapun pemimpinnya nanti, semoga bisa amanah dan memperhatikan masyarakat di Kota Cimahi,” kata Anton. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *