Lembang Park and Zoo Mendapatkan Penghargaan Pertama Objek Wisata Ramah Muslim

Pengelola Wahana Wisata Lembang Park and Zoo, Lembang KBB, Agus Wiediyanto menerima penghargaan pertama Objek Wisata Ramah Muslim, dari Dinas Pariwisata Jawa Barat, Rabu (04/09). Foto/Istimewa
Pengelola Wahana Wisata Lembang Park and Zoo, Lembang KBB, Agus Wiediyanto menerima penghargaan pertama Objek Wisata Ramah Muslim, dari Dinas Pariwisata Jawa Barat, Rabu (04/09). Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Lembang Park And Zoo menjadi nominasi Daya Tarik Wisata Buatan Ramah Muslim Terbaik,  dalam helatan Smiling West Java Moeslim Friendly Tourism (SWJ-MFT) Award 2024 yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

LPZ melalui General Managernya, Iwan Susanto mengapresiasi Disparbud Provinsi Jawa Barat dan mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan objek wisata yang ramah muslim.

“Kami akan terus mengembangkan dan meningkatkan kegiatan ramah muslimnya dan agar pengunjung yang datang merasa sudah sesuai dengan ramah muslim yang seharusnya,” kata Iwan, Rabu (04/09).

Iwan juga mengatakan bahwa salah satu indikator yang disampaikan Disparpud sebagai tempat wisata yang ramah muslim adalah, tersedianya mushola yang memadai untuk wisatawan beribadah. Ia juga mengatakan bahwa setiap Jumat, di LPZ digelar pula sholat Jumat.

“Makanan di kita juga halal semua dan bersertifikat. Toilet juga sudah ada sekat, untuk ruang ibu menyusui dan anak juga ada terpisah,” imbuh Iwan.

Tidak hanya kali ini, LPZ juga pernah mendapat penghargaan role model dibidang HAM karena ramah disabilitas, sehingga mereka bisa berkunjung dengan nyaman dan menikmati fasilitas yang memadai.

“Mungkin ke depannya kita akan meningkatkan lagi. Jadi orang yang berkunjung ke kita itu lebih nyaman. Semua Fasilitas di kita itu ada,” jelas Iwan.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB, Panji Hermawan mengatakan bahwa penghargaan semacam ini sangat baik untuk mendukung publikasi kepada masyarakat,.

“Kebetulan Lembang Park and Zoo ini adalah destinasi yang ramah. Ini kan menjadi penting, orang akan tahu Lembang Park and Zoo sudah mendapat penghargaan,” kata Panji.

Panji juga berharap agar objek wisata yang lain bisa juga mengikuti jejak LPZ, meraih peghargaan di bidang pariwisata.

“Kita barusan mendapat amanat dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, agar bidang budaya terus digali dan terus dilestarikan,” ungkap Panji.

Ia juga menjelaskan bahwa di Bandung Barat, budaya sangatlah kaya. Sehingga peletariannya harus terus diingatkan dan dilakukan.

“Ada lima tadi warisan budaya yang harus dilestarikan. Pertama penetapa Boscha, yang kedua Gua Pawon, ke tiga PN Kertas dan ke empat kereta api, PN Kertas dan Stasiun Kereta Api Padalarang itu berdekatan. Nah satu lagi adalah kantor radio di Cililin,” jelas Panji.

Ia mengatakan untuk menjadikan warisan budaya, maka Pemda Bandung Barat akan menetapkan kawasan tersebut sebagai cagar budaya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *