Fakultas Kombis Telkom University Gelar Pengabdian Masyarakat Melalui Pelatihan Speaking Remaja Masjid SMPN 45 Bandung

Foto/Istimewa

BANDUNG, BANDUNGSATU.COM – Kegiatan “Cakap Public Speaking pada RISMA (Remaja Islam Masjid)” telah berhasil diselenggarakan dengan sukses pada Jumat, 17 Mei 2024 di SMP Negeri 45 Bandung.

Kegiatan yang diisi pembicara dosen Fakultas Komunikasi, Hanna Wisudawaty, M.I.Kom dan Ustadz Naufal tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum bagi remaja masjid.

Pentingnya pengetahuan tentang public speaking bagi remaja masjid dapat membantu kegiatan mereka seperti memberikan ceramah dan menunjang kegiatan akademis di sekolah.

Materi yang menjadi highlight kegiatan tersebut adalah “Pentingnya Public Speaking Sebagai Keterampilan Komunikasi Yang Perlu Dipelajari Sejak Dini” yang dipaparkan Hanna.

“Peran public speaking itu untuk meningkatkan rasa percaya diri, melatih kemampuan berkomunikasi dan memupuk kemampuan untuk berpikir kritis di kalangan remaja. Peserta diajak untuk memahami public speaking tidak hanya terbatas pada presentasi formal, tetapi juga meliputi interaksi dengan guru dan teman sebaya,” ujar Hanna.
Peserta diperkenalkan dengan berbagai teknik dasar untuk public speaking yang efektif, seperti menguasai bahasa tubuh, mengatur intonasi suara, dan menggunakan alat bantu visual seperti PowerPoint.

“Peserta juga diberitahu untuk mengenal karakter audiens terlebih dahulu sebelum memulai presentasi supaya dapat menyesuaikan materi pembahasan dan intonasi suara kepada audiens,” imbuh Hanna.

Hanna juga memaparkan strategi mengatasi kecemasan ketika berbicara di depan umum. Mulai mempersiapkan materi terlebih dahulu, memperbanyak latihan sebelum tampil di depan umum. Pun penguasaan teknik relaksasi dan mempertahankan fokus selama berbicara.

Sementara itu, Ustad Naufal membahas konteks historis dari komunikasi yang efektif, dengan mengambil inspirasi dari Kitab Imam At-Tirmidzi dan gaya berbicara teladan Nabi Muhammad S. A.W. dan para sahabatnya.

Ustad Naufal menceritakan bagaimana pengalaman Nabi Muhammad S.A.W. dan para sahabatnya dalam berbicara kepada para penduduk.

“Untuk pandai dalam berbicara di depan publik memerlukan latihan dan memperbanyak pengalaman seperti yang disampaikan oleh Bu Hanna sebelumnya,” kata Naufal.

Kegiatan “Cakap Public Speaking Pada RISMA” menjadi kegiatan untuk membina perkembangan komunikasi dalam membantu remaja masjid, menunjang kegiatan mereka. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *