JAKARTA, BANDUNGSATU.COM – Untuk menyatukan visi dan tidak lagi ‘terpecah’ menjadi dua kubu yang berseberangan seperti pada Pemilu 2014 dan 2019, Presiden terpilih pada Pemilu 2024, Prabowo Subianto ingin duduk bersama dengan para Presiden terdahulu.
“Pak Prabowo ingin ada semacam “klub presiden” yang mempertemukan dirinya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri untuk berdiskusi,” kata Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak.
“Pak Prabowo secara berulang menyebutkan beliau ingin sekali duduk bareng, diskusi panjang dengan para mantan presiden nantinya, sehingga ada presidential club,” imbuh Dahnil
Ia mengatakan meski masing-masing Presiden memiliki perspektif politik yang berbeda, sikap politik yang berbeda, tapi sebenarnya mereka bisa duduk bersama, bisa sharing pengalamannya.
Dahnil mengungkapkan, Dengan duduk bersama, Prabowo juga ingin meminta masukan dalam penyusunan kabinet pemerintahannya ke depan. Prabowo merasakan pentingnya Presiden terdahulu dilibatkan, karena mereka memiliki pengalaman panjang dalam memimpin Indonesia.
“Sebagai presiden terpilih, pak Prabowo tidak hanya berkomitmen melanjutkan pemerintahan Jokowi saja, tetapi juga kepemimpinan presiden-presiden sebelumnya, baik SBY maupun Megawati. Untuk itulah, beliau membuka pintu diskusi dengan banyak pihak dalam menentukan kabinet ke depan, tanpa terkecuali,” jelas Dahnil.
Ia pun meyakinkan bahwa Prabowo akan mendengarkan masukan. Karena Prabowo mengatakan bahwa kepemimpinan yang baik tidak mungkin berjalan tanpa masukan.
Dahnil menegaskan, Prabowo ingin menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahwa para pemimpin negara tetap bisa bersatu kendati berbeda pilihan politik.
“Ini akan menjadi contoh baik buat generasi-generasi muda, pemimpin-pemimpin masa depan bahwasanya sekeras apa pun kita berbeda para pemimpinnya itu bisa tetap bersatu memikirkan bangsa dan negara,” pungkas Dahnil.(*)






