INTERNASIONAL, BANDUNGSATU.COM – Lepas tengah malam 12 Februari 2024, California Selatan diguncang gempa dengan kekuatan M4,8 pada pukul 00.36 waktu setempat. Selepas itu, 13 guncangan dirasakan dalam 25 menit berikutnya.
Bebrapa jam selepas kejadian tersebut the United States Geological Survey menyatakan tidak ada kerusakan imbas rentetan gempa tersebut.
“Selamat pagi California Selatan! Apakah Anda merasakan gempa berkekuatan M4,8 sekira dua mil Barat Laut El Centro jam 00.36 dini hari? Sistem peringatan dini gempa sudah diaktifkan,” kata akun resmi peringatan dini the United States Geological Survey (USGS) pada postingnya di X, sesaat setelah terjadi gempa utama.
Els Centro adalah kota di willayah Imperial Valley di perbatasan California Selatan. Gempa susulan terus terjadi engan kekuatan yang semakin mengecil selama nyaris setengah jam sampai pukul 01.01.
“Sungguh malam yang sangat sibuk bagi kami di Timur,” ungkap akun National Weather Service San Diego melalui kaun official mereka di X.
“Sejumlah gempa kecil dirasakan di El Centro15 menit terakhir. Sejumlah gempa itu kami rasakan di kantor kami. Kami mencatat 13 gempa terjadi sampai pukul 00.53,” imbuh akun tersebut.
Dari catatan system peringatan dini fempa USGS, satu dari 13 gempa tersebut tercatat berkekuatan M5,0.
Sebelum gempa yang terjadi pada Senin dini hari itu, dua hari sebelumnya di Barat Laut Malibu, juga sempat terjadi gempa. Gempa yang dilaporkan terjadi pad Jumat lalu itu berkekuatan M4,6. Aparat setempat melaporkan tidak kerusakan parah dan tidak ada korban jiwa atas gempa tersebut.
Pakar gempa California Dr Lucy Jones mengungkapkan, kemungkinan terjadinya gempa dengan kekuatan lebih besar, bisa saja terjadi. Ia memprediksi kemungkinan itu terjadi sebesar 5%. Namun ia mengatakan rentetan gempa di California tidak terkoneksi dengan jalur gempa yang terhubung ke Hawaii dan telah mengakibatkan goncangan sebesar M5,7 pada Jumat lalu. (*)






