BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif memantau Alun-Alun Cililin, Kamis (18/01), yang basementnya sempat tergenang limpasan air hujan. Selesai membuka Musrenbang di Aula Kantor Kecamatan Cililin
Atas kondisi tersebut Pj Bupati meminta kepada pihak ketiga yang membangun Alun-Alun Cililin harus memperbaikinya.
“Seharusnya kan begitu selesai sudah laik pakai atas bawah, ternyata basementnya kena banjir. Saya minta perbaiki dan mereka bersedia. Jadi saya ingin di atas bersih, di bawah juga. Gak hanya bersih di bawah, tapi kering. Kalau gak kering, percuma juga,” kata Arsan.
Arsan meminta perbaikan segera, karena basement tersebut akan digunakan untuk para pedagang kelompok UMKM. Sementara saat ini tidak bisa digunakan karena drainase yang di atasnya tidak berfungsi.
Arsan sendiri sengaja mengecek kondisi Alun-Alun, karena kebetulan menghadiri Musrembang di Cililin.
“Bandung Barat ini harus sering saya cek. Kalau gak dicek suka lupa, kelewat gitu. Kebetulan saya hadir Musrembang di Cililin,” tukas Arsan.
Arsan pun meminta kepada Camat Cililin agar bisa menangani kondisi tersebut, apalagi pihak pengembang susah memberi dua mesin penyedot air di basement jika hujan turun.
“Mesinnya sudah ada tinggal diinstalasi aja. Jadi begitu air turan bisa didorong naik lagi, secara otomatis,” jelas Arsan.
Arsan sendiri mengakui banjir tersebut terjadi karena sebelumnya mesin penyedot air tadinya hanya satu sehingga dengan areal yang ada tidak mampu mengatasi limpasan air sehingga jebol.
Selain itu Arsan mengatakan exhausted fan nantinya akan ditambah, agar udara di basement lebih nyaman.
“Exhausted fan nanti kita tambah agar UMKM yang berjualan biasa nyaman,” jelas Arsan.
Arsan Latief sendiri mengatakan meski pembangunan Alun-Alun Cililin terdiri dari dua tahap saat pembangunannya, ia mengatakan masyarakat tidak mau tahu. Apalagi saat ini masih dalam masa pemeliharaan jadi kerusakan harus bisa diperbaiki, walaupun pihak pengembang sudah tidak punya kewajiban membangun.
“Oleh karena itu saya bahasanya mohon dibantu agar kerusakan bisa diperbaiki,” kata Arsan.
Alun-Alun Cililin sendiri baru empat bulan diresmikan, namun saat dibuka untuk umum, setiap kali hujan turun, basemen Alun-Alun senantiasa tergenang banjir. (*)






