BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Jajang (50), warga Kampung Sukarasa RT 03 RW 02 dan Diding (35) warga Kampung Tengek RT 02/08 Desa Wangunjaya, Kecamatan Cikalong Wetan, Kab.Bandung Barat tersambar petir Minggu sore (07/01).Jajang dikabarkan meninggal dunia atas sambaran petir tersebut, sementara Diding masih menjalani perawatan di RSUD Cikalongwetan.
“Betul ada dua kami yang tersambar petir kemarin di dua TKP berbeda. Satu orang meninggal dunia, sedangkan saru orang lain sedang menjalani perawatan,” kata Pj. Kepala Desa Wangunjaya Pipin Irawan, Senin (08/01)
Pipin mengatakan, Minggu kemarin hujan disertai angin kencang dan petir terjadi sejak pukul 15.00 WIB. Pada saat kejadian, sekitar pukul 16.00 WIB, Jajang sedang menunaikan sholat Ashar di mushola rumahnya. Saat itu lah petir menyambar korban yang sedang khusuk menjalankan ibadah sholat.
“Setelah dicek istrinya, korban sudah tergeletak dalam keadaan meninggal dunia di lokasi. Tempat salat korban serta atap ruangan mushola berasap akibat sambaran petir seperti habis terbakar,” jelas Pipin.
Korban lainnya, Diding, ketika tersambar petir ia tengah asyik menghangatkan badan di depan tungku, sambil mendengarkan musik dari radio. Namun petir menyambar radio dan bagian punggung korban. Ia pun tak sadarkan diri seketika.
“Untuk korban Dading sedang sudah mulai membaik. Serang masih menjalani perawatan di RSUD Cikalonngwetan. Untuk korban meninggal sudah dimakamkan,” ungkap Pipin.
Lebih jauh Pipin mengatakan, selain peristiwa sambaran petir, hujan deras kemarin juga mengakibatkan banjir dan longsor. Pihak Desa, kata Pipin, saat ini masih melakukan pendataan dampak longsor dan banjir bandang, baik rumah warga maupun lahan pertaniannya. (*)






