CIMAHI – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengadakan kegiatan seminar tahunan, Simplicity. Pelaksanaan kegiatan tahun ini dikemas dalam seminar online atau webinar, yang bekerja sama dengan Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) Cimahi.
Acara yang diberi nama Simplicity Updates with Unjani ini mengangkat tema besar mengenai Kegawatdaruratan Medis dalam Bidang Kedokteran Gigi, serta Upaya Pencegahan Covid-19 bagi Dokter Gigi.
Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani, Hikmahanto Juwana yang membuka kegiatan berharap, agar webinar ini dapat memberi manfaat dan memberi pengetahuan bagi dokter gigi, khususnya dalam masa pandemi.

Ketua panitia acara, Rita Rositta Laila dalam sambutannya melaporkan bahwa webinar Simplicity tahun ini diikuti oleh 245 orang peserta, serta dihadiri oleh tamu undangan yang terdiri dari Ketua PDGI berbagai wilayah di Bandung Raya.
“Webinar yang didukung oleh Aku Berbagi dan MediProject ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dokter gigi, serta meningkatkan kesadaran dokter gigi untuk tetap menjaga diri dalam masa pandemi,” tuturnya.
Sesi pertama seminar ini diisi dengan materi bertema Kegawatdaruratan Medis dengan narasumber Alexander Siagian dan Florence Meliawati, yang merupakan staf dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Ahmad Yani.
Pada materi yang dibawakan oleh Alexander Siagian peserta disuguhkan live demo mengenai bantuan hidup dasar yang penting dipahami oleh semua tenaga kesehatan. Simulasi ini juga mencontohkan tata cara bantuan hidup dasar yang dapat dilakukan di masa pandemi, yang aman bagi operator dan pasien.

Sementara materi kedua yang disampaikan oleh Florence Meliawati mengangkat judul Manajemen Kedaruratan di Praktik Dokter Gigi. Florence yang juga merupakan Ketua Komite Medik RSGM Unjani, menjelaskan hal-hal penting yang harus diketahui oleh dokter gigi saat terjadi kegawatdaruratan dan hal-hal yang tidak diinginkan dalam praktik.
Sesi kedua diisi oleh narasumber Yudith Yunia Kusmala dan Tichvy Tammama dengan materi Tips dan Trik Mencegah Infeksi Virus Covid-19 dan Tata Laksana Pemakaian APD yang Benar. Dalam paparannya, Yudith yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan 1 Fakultas Kedokteran Unjani menjelaskan mengenai hal-hal yang harus diperhatikan terkait Covid-19, serta tips untuk mencegah paparan virus tersebut.
Beliau juga menerangkan tata cara cuci tangan yang benar, etika batuk dan bersin, protokol kesehatan selama bepergian, menggunakan transportasi umum, serta di area publik. Pemilihan masker pun tak luput dari perhatian beliau. Penelitian menunjukkan bahwa masker KN-95 dengan valve tidak dapat sepenuhnya memblokir transmisi droplet dari pengguna pada lingkungan di sekitarnya.
Sementara Tichvy Tammama yang menerangkan tentang pemakaian APD atau alat perlindungan diri. Tata cara pakai-lepas APD sangat penting diperhatikan oleh tenaga kesehatan, untuk mencegah transmisi virus baik terhadap tenaga kesehatan maupun pasien. Beliau juga menjelaskan tata cara membersihkan APD yang telah dipakai, serta prosedur pemakaian ulang masker N-95. (RZK)






