<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dunia - Bandungsatu.com</title>
	<atom:link href="https://www.bandungsatu.com/tag/dunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.bandungsatu.com/tag/dunia/</link>
	<description>Aktual Objektif Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Mar 2021 08:27:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.10</generator>

<image>
	<url>https://www.bandungsatu.com/wp-content/uploads/2021/09/bandungsatuu-60x60.png</url>
	<title>Dunia - Bandungsatu.com</title>
	<link>https://www.bandungsatu.com/tag/dunia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Data Statistik Ungkap Indonesia Berkontribusi 1,19% Kasus COVID-19 di Dunia</title>
		<link>https://www.bandungsatu.com/data-statistik-ungkap-indonesia-berkontribusi-119-kasus-covid-19-di-dunia/</link>
					<comments>https://www.bandungsatu.com/data-statistik-ungkap-indonesia-berkontribusi-119-kasus-covid-19-di-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yanto Kuswantoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2021 08:27:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Terpapar]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bandungsatu.com/?p=6449</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNGSATU.COM &#8211; Data statistik Johns Hopkins University Medicine mencatat Indonesia turut menyumbang 1,19 persen dari&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.bandungsatu.com/data-statistik-ungkap-indonesia-berkontribusi-119-kasus-covid-19-di-dunia/">Data Statistik Ungkap Indonesia Berkontribusi 1,19% Kasus COVID-19 di Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.bandungsatu.com">Bandungsatu.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNGSATU.COM</strong> &#8211; Data statistik Johns Hopkins University Medicine mencatat Indonesia turut menyumbang 1,19 persen dari kasus positif COVID-19 sebanyak 121.382.067 di dunia.</p>
<p>Berdasarkan laman resmi Johns Hopkins University Medicine, Kamis pukul 22.27 waktu setempat tercatat sebanyak 1.443.853 kasus konfirmasi COVID-19 di Tanah Air.</p>
<p>Dengan persentase tersebut, Indonesia saat ini menempati urutan ke-18 kasus sebaran COVID-19 dari 192 negara yang sudah terpapar virus tersebut.</p>
<p>Sementara itu untuk angka kematian di Tanah Air mencapai 39.142 jiwa atau setara 1,46 persen dari angka kematian secara global yakni 2.683.209 jiwa.</p>
<p>Dengan jumlah angka kematian tersebut Indonesia menempati urutan ke-17 terbanyak dari keseluruhan negara yang terpapar virus corona atau COVID-19.</p>
<p>Sementara untuk angka pasien COVID-19 yang sembuh, Indonesia tercatat pada urutan ke-15 dunia dengan total 1.272.958 orang. Ini setara dengan 1,85 persen dari angka kesembuhan secara global yakni 68.804.070 jiwa.</p>
<p>Secara umum Johns Hopkins University Medicine mencatat Amerika Serikat merupakan negara dengan kasus positif terbanyak di dunia yakni 29.611.598 kasus.</p>
<p>Kemudian disusul Brazil dengan jumlah kasus positif COVID-19 yakni 11.693.838, diikuti India 11.474.605 kasus, Rusia 4.378.656 kasus dan United Kingdom 4.287.996 kasus.</p>
<p>Untuk tingkat kematian tertinggi akibat virus tersebut ditempati Amerika Serikat dengan jumlah korban jiwa mencapai 538.182 orang. Sementara jumlah pasien sembuh terbanyak tercatat di India yakni sebanyak 11.063.025 jiwa. (*)</p>
<p><strong>Editor : Rizki Nurhakim</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://www.bandungsatu.com/data-statistik-ungkap-indonesia-berkontribusi-119-kasus-covid-19-di-dunia/">Data Statistik Ungkap Indonesia Berkontribusi 1,19% Kasus COVID-19 di Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.bandungsatu.com">Bandungsatu.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.bandungsatu.com/data-statistik-ungkap-indonesia-berkontribusi-119-kasus-covid-19-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hati-hati Berkunjung ke New Delhi, Kota Paling Berpolusi di Muka Bumi</title>
		<link>https://www.bandungsatu.com/hati-hati-berkunjung-ke-new-delhi-kota-paling-berpolusi-di-muka-bumi/</link>
					<comments>https://www.bandungsatu.com/hati-hati-berkunjung-ke-new-delhi-kota-paling-berpolusi-di-muka-bumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yanto Kuswantoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2021 14:02:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Berpolusi]]></category>
		<category><![CDATA[Kotor]]></category>
		<category><![CDATA[New Delhi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Udara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bandungsatu.com/?p=6342</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNGSATU.COM &#8211; Kota New Delhi merupakan ibu kota paling berpolusi di seluruh dunia selama tiga&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.bandungsatu.com/hati-hati-berkunjung-ke-new-delhi-kota-paling-berpolusi-di-muka-bumi/">Hati-hati Berkunjung ke New Delhi, Kota Paling Berpolusi di Muka Bumi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.bandungsatu.com">Bandungsatu.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNGSATU.COM</strong> &#8211; Kota New Delhi merupakan ibu kota paling berpolusi di seluruh dunia selama tiga tahun berturut-turut pada 2020, menurut IQAir, sebuah kelompok di Swiss yang mengukur tingkat kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikel udara yang merusak paru-paru yang dikenal sebagai PM2.5.</p>
<p>Berdasarkan Laporan Kualitas Udara Dunia 2020 dari IQAir yang mengumpulkan data untuk 106 negara, sebanyak 35 dari 50 kota paling berpolusi di dunia terletak di India.</p>
<p>Penemuan ini didasarkan pada rata-rata tahunan partikel PM2.5 di negara itu, partikel di udara dengan diameter kurang dari 2,5 mikron. Paparan PM2.5 dalam waktu lama dapat menyebabkan penyakit mematikan, termasuk kanker dan masalah jantung.</p>
<p>Pada 2020, konsentrasi tahunan rata-rata PM2,5 di New Delhi dalam satu meter kubik udara adalah 84,1 atau lebih dari dua kali lipat tingkat di Beijing, yang rata-rata mencapai 37,5 sepanjang tahun, menjadikannya kota paling tercemar ke-14 di dunia menurut laporan tersebut.</p>
<p>Polusi udara menyebabkan sekitar 54.000 kematian dini di New Delhi pada 2020, berdasarkan sebuah studi terbaru oleh Greenpeace Southeast Asia Analysis dan IQAir.</p>
<p>Meskipun ada penurunan 11 persen dalam rata-rata tahunan level PM2.5 karena pembatasan penguncian virus corona nasional yang diberlakukan tahun lalu, India muncul sebagai negara paling tercemar ketiga di dunia setelah Bangladesh dan Pakistan.</p>
<p>&#8220;Polusi udara di India masih sangat tinggi,&#8221; kata laporan itu.</p>
<p>Pada 2020, Asia Selatan mengalami beberapa kualitas udara terburuk di dunia yang pernah tercatat.</p>
<p>Tahun lalu, 20 juta penduduk Delhi, yang menghirup udara terbersih dalam catatan di bulan-bulan musim panas karena penguncian virus corona, berjuang melawan udara beracun di musim dingin, menyusul peningkatan tajam dalam insiden kebakaran pertanian di negara bagian tetangga Punjab.</p>
<p>Saat pembakaran tunggul tanaman memuncak, tingkat PM2.5 Delhi rata-rata 144 mikrogram per meter kubik pada November dan 157 mikrogram per meter kubik pada Desember, melebihi pedoman paparan tahunan Organisasi Kesehatan Dunia lebih dari 14 kali, menurut laporan IQAir. (*)</p>
<p><strong>Editor : Rizki Nurhakim</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://www.bandungsatu.com/hati-hati-berkunjung-ke-new-delhi-kota-paling-berpolusi-di-muka-bumi/">Hati-hati Berkunjung ke New Delhi, Kota Paling Berpolusi di Muka Bumi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.bandungsatu.com">Bandungsatu.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.bandungsatu.com/hati-hati-berkunjung-ke-new-delhi-kota-paling-berpolusi-di-muka-bumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepri Bisa Jadi Tujuan Olahraga Dunia, Menpora Siap Mendukung</title>
		<link>https://www.bandungsatu.com/kepri-bisa-jadi-tujuan-olahraga-dunia-menpora-siap-mendukung/</link>
					<comments>https://www.bandungsatu.com/kepri-bisa-jadi-tujuan-olahraga-dunia-menpora-siap-mendukung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yanto Kuswantoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2020 06:46:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Menpora]]></category>
		<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Zainudin Amali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bandungsatu.com/?p=2728</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNGSATU.COM &#8211; Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali melihat adanya potensi Provinsi Kepulauan Riau&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.bandungsatu.com/kepri-bisa-jadi-tujuan-olahraga-dunia-menpora-siap-mendukung/">Kepri Bisa Jadi Tujuan Olahraga Dunia, Menpora Siap Mendukung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.bandungsatu.com">Bandungsatu.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNGSATU.COM</strong> &#8211; Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali melihat adanya potensi Provinsi Kepulauan Riau sebagai destinasi wisata olahraga terkemuka di Indonesia dan bahkan dunia.</p>
<p>&#8220;Potensi olahraga wisata di Kepri sangat luar biasa. Kami siap mendorong agar semakin berkembang,&#8221; kata Zainudin Amali dalam kunjungan kerjanya di Pulau Dompak, Tanjungpinang, seperti dilansir bandungsatu.com dari Antara.</p>
<p>Oleh karena itu, Zainudin meminta Pemprov Kepri segera memetakan potensi olahraga dan yang akan didorong terlebih dahulu untuk dikembangkan adalah olahraga wisata.</p>
<p>Dia mencontohkan di kawasan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan. Ternyata ada beberapa event wisata bersepeda bertaraf internasional yang diikuti berbagai negara.</p>
<p>&#8220;Segera dipetakan mana olahraga wisata prioritas untuk dikembangkan. Apalagi ekonomi sedang kurang baik akibat pandemi, kita harus kreatif dan berinovasi guna meningkatkan ekonomi masyarakat,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Lanjut Zainudin, secara geografis wilayah Kepri memang potensial untuk dijadikan tujuan olahraga wisata, karena daerah tersebut selama ini menjadi penyumbang kunjungan wisman terbesar kedua di Indonesia setelah Bali.</p>
<p>Olahraga wisata seperti bersepeda sangat cocok di wilayah ini, karena memiliki pesona keindahan alam yang segar dan alami.</p>
<p>Dia optimis olahraga wisata Indonesia ke depan tidak hanya terpusat di Bali atau Sulawesi, tapi juga di Kepri. Olahraga wisata ini dipastikan dapat menarik lebih banyak lagi kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri.</p>
<p>&#8220;Saya yakin, olahraga wisata akan tetap eksis selama pandemi maupun setelah pandemi COVID-19 ini berakhir,&#8221; katanya. (RZK)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.bandungsatu.com/kepri-bisa-jadi-tujuan-olahraga-dunia-menpora-siap-mendukung/">Kepri Bisa Jadi Tujuan Olahraga Dunia, Menpora Siap Mendukung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.bandungsatu.com">Bandungsatu.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.bandungsatu.com/kepri-bisa-jadi-tujuan-olahraga-dunia-menpora-siap-mendukung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memprihatinkan, COVID-19 di Dunia Tembus 50 Juta Kasus</title>
		<link>https://www.bandungsatu.com/memprihatinkan-covid-19-di-dunia-tembus-50-juta-kasus/</link>
					<comments>https://www.bandungsatu.com/memprihatinkan-covid-19-di-dunia-tembus-50-juta-kasus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Paza Pradana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2020 02:55:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Tembus]]></category>
		<category><![CDATA[WHO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.bandungsatu.com/?p=1963</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNGSATU.COM &#8211; Berdasarkan data dari Universitas Johns Hopkins yang berbasis di Amerika Serikat, kasus virus&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.bandungsatu.com/memprihatinkan-covid-19-di-dunia-tembus-50-juta-kasus/">Memprihatinkan, COVID-19 di Dunia Tembus 50 Juta Kasus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.bandungsatu.com">Bandungsatu.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNGSATU.COM</strong> &#8211; Berdasarkan data dari Universitas Johns Hopkins yang berbasis di Amerika Serikat, kasus virus corona baru (COVID-19) di dunia menembus angka 50 juta pada Minggu (8/11/2020).</p>
<p>Data menunjukkan bahwa lebih dari 1,25 juta orang meninggal karena COVID-19, sementara pasien sembuh hampir berjumlah 32,9 juta pasien.</p>
<p>Amerika Serikat menjadi negara yang paling parah terdampak pandemi COVID-19 jumlahnya mencapai 9,9 juta kasus dengan 237.000 lebih kematian, yang kemudian disusul oleh India dan Brazil.</p>
<p>India mencatat jumlah kasus COVID-19 tertinggi kedua di dunia, dengan 8,5 juta lebih kasus. Sementara itu, Brazil melaporkan kematian tertinggi setelah AS dengan hampir 162.300 kematian.</p>
<p>Seperti dilansir dari Antara, Senin 9/11/2020) secara keseluruhan virus corona telah menyebar ke 190 negara dan wilayah sejak pertama kali muncul di China pada Desember lalu.</p>
<p>Salah satu solusi medis yang dinanti-nanti adalah vaksin yang ampuh dan aman dalam mengatasi COVID-19.</p>
<p>Sampai saat ini beberapa perusahaan farmasi di beberapa negara telah menghasilkan vaksin yang telah diuji klinis namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum memberikan persetujuan pemakaian vaksin tersebut.(<strong>RZK</strong>)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.bandungsatu.com/memprihatinkan-covid-19-di-dunia-tembus-50-juta-kasus/">Memprihatinkan, COVID-19 di Dunia Tembus 50 Juta Kasus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.bandungsatu.com">Bandungsatu.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.bandungsatu.com/memprihatinkan-covid-19-di-dunia-tembus-50-juta-kasus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 0/133 objects using Memcache
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Redis

Served from: www.bandungsatu.com @ 2026-10-11 14:20:47 by W3 Total Cache
-->