Wakil Bupati KBB, Asep Ismail Tinjau Korban Bencana Angin Puting Beliung di Wilayah Padalarang

Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, Asep Ismail meninjau lokasi bencana angin puting beliung di wilayah Kecamatan Padalarang, Senin (26/10). Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, bergerak cepat meninjau kondisi warga terdampak di lokasi bencana angin puting beliung dan tanah longsor yang menimpa Kecamatan Padalarang, pasca kejadian.

Asep meninjau lokasi bencana merespon instruksi Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh.

Bencana yang dipicu hujan deras disertai angin kencang pada Senin sore (26/10) tersebut menerjang empat desa di Kecamatan Padalarang, yakni Desa Kertajaya, Desa Kertamulya, Desa Padalarang, dan Desa Laksanamekar. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dari kategori ringan hingga berat.

Selain puting beliung, hujan lebat juga menyebabkan tanah longsor di Desa Campakamekar yang menimpa satu rumah warga akibat kontur tanah yang labil.

Di sela-sela peninjauannya di lokasi terdampak, Wakil Bupati Asep Ismail menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu berdiri mendampingi warga yang sedang tertimpa musibah.

“Bapak Bupati menginstruksikan kami untuk segera turun ke lapangan dan memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi tanpa tertunda. Langkah cepat ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan tidak akan membiarkan masyarakat berjuang sendirian di tengah masa-masa sulit ini,” ujar Wabup Asep Ismail saat menemui para korban.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bersama unsur TNI, Polri, BPBD, serta para relawan kebencanaan terus bahu-membahu di lapangan. Tim gabungan berfokus pada evakuasi warga, pelayanan kesehatan, pendataan detail kerusakan rumah, serta penyaluran bantuan logistik darurat.

Pemkab Bandung Barat pun mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan saling menjaga, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Bandung Barat dalam beberapa hari ke depan.

Warga diminta untuk segera melaporkan kepada petugas terdekat apabila menemukan potensi bahaya susulan di lingkungan sekitar. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *