Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, Air Cibanteng Harus Dijaga dan Dirawat Sebagai Sumber Kehidupan Masyarakat

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail ketika menghadiri hajat cai di sumber mata air Cibanteng Cipada Kecamatan Cikalongwetan, Selasa (13/10). Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail menyebut tata kelola air menjadi penting karena sumber daya air perlu dijaga kelangsungannya. Hal itu dikatakan, Asep pada acara Hajat Cai Tahunan sekaligus monitoring infrastruktur aset SPAM Cibanteng Selasa (13/10).

”Kegiatan ini bukan hanya menjadi bentuk rasa syukur atas karunia sumber air, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga kelangsungan sumber daya air bagi kehidupan masyarakat,” kata Asep.

Asep mengatakan air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Ketersediaan air bersih yang memadai dan berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
”Oleh karena itu, kita harus memiliki kesadaran bersama bahwa air bukanlah sumber daya yang dapat kita manfaatkan tanpa batas. Sumber air harus dijaga, lingkungan di sekitarnya harus dilestarikan, dan pemanfaatannya harus dilakukan secara bijaksana agar tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” jelas Asep.

Asep juga menjelaskan bahwa kegiatan Hajat Cai memiliki nilai yang sangat baik, karena mengingatkan pada rasa syukur sekaligus bertanggung jawab dalam menjaga sumber air.

Nilai-nilai kearifan lokal seperti ini, menurut Jeje, perlu untuk terus dirawat dan diperkuat, sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.

”Selain menjaga sumber air, hal yang tidak kalah penting adalah memastikan infrastruktur penyediaan air minum dapat berfungsi dengan baik. Untuk itulah, monitoring infrastruktur aset spam cibanteng menjadi kegiatan yang penting dalam memastikan kondisi aset, keberfungsian sarana dan prasarana, serta kebutuhan pemeliharaan dan perbaikan dapat diketahui secara langsung,” tegasnya.

Atas dasar itu, Asep berharap Perumda Air Minum Tirta Wibawa Mukti terus meningkatkan kualitas pengelolaan infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat.

”Aset yang dimiliki harus dikelola secara profesional, diperlihara secara berkala, dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketersediaan air minum yang aman dan berkelanjutan,” ungkapnya.

”Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga lingkungan dan sumber air, tidak membuang sampah sembarangan, serta mendukung upaya pelestarian daerah resapan air. Keberhasilan menjaga ketersediaan air bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau perumda, melainkan tanggung jawab kita bersama,” imbuh Asep.

Asep memastikan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan terus mendorong sinergi antara Pemerintah Daerah, Perumda, Pemerintah Desa, dan masyarakat dalam menguatkan pengelolaan sumber daya air serta meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat.

”Melalui kegiatan ini, saya berharap tumbuh semakin kuat kesadaran kita bahwa menjaga air berarti menjaga kehidupan. Mari kita rawat sumber air, kita pelihara infrastruktur yang ada, dan kita perkuat gotong royong demi terwujudnya pelayanan air minum yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat,” pungkas Asep. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *