Wakil Bupati KBB Asep Ismail, Meminta Sekolah Membangun Karakter Sebagai Pondasi Masa Depan Siswa

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail. Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui arahan Wakil Bupati, Asep Ismail dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Edi Syafrudin, S.Pd, M.Pd, menyampaikan 7 Pesan Utama bagi Satuan Pendidikan sebagai pedoman strategis untuk memperkuat tata kelola sekolah, transparansi, perlindungan anak, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan berorientasi masa depan.

Arahan tersebut disampaikan di SMPN 1 Cisarua, Jumat (11/09) yang menjadi lokasi Koordinator Wilayah (Korwil) 1, dan ditunjukan untuk menjadi perhatian seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat.

Pesan pertama yang disampaikan Wabup Asep ismail adalah, harmoni warga sekolah, dimana sekolah diminta membangun kolaborasi dan keharmonisan antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, murid, komite, dan orang tua.

Asep juga meminta agar sekolah membangun karakter sebagai fondasi masa depan, dengan cara memperkuat integritas, kemandirian, kepedulian, kolaborasi, dan daya saing murid sebagai investasi masa depan Bandung Barat.

“Optimalisasi dana BOS. Kelola dana BOSP secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai juklak/juknis untuk mendukung mutu pembelajaran dan layanan pendidikan,” kata Wabup Asep Ismail.

“Pelaporan berkala, bangun budaya administrasi yang tertib dan bertahap. Tinggalkan budaya ‘Sistem Kebut Semalam’ (SKS),” imbuhnya.

Asep juga meminta agar sekolah tertib dalam penghapusan barang. Ia meminta inventarisasi aset yang rusak dan lakukan pengusulan penghapusan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Selain itu sekolah harus pula tertib dalam pembaruan Dapodik Kontinyu.

“Pastikan data peserta didik, guru, tenaga kependidikan, sarana prasarana, dan rombongan belajar selalu diperbarui secara berkala dan akurat,” tegas Asep.

Yang paling penting, sekolah harus mencegah bullying dan pelecehan

“Wujudkan sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak melalui prinsip KENALI – CEGAH – RESPONS – LINDUNGI,” ungkap Asep.

“Tujuh pesan ini bukan sekadar arahan, tetapi komitmen bersama untuk membangun satuan pendidikan yang lebih tertib, aman, berkualitas, dan berorientasi pada masa depan. Mari bergerak bersama. Sekolah berkualitas, generasi hebat, Bandung Barat semakin maju,” pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *