BANDUNGSATU.COM – Melalui kegiatan bertajuk MIND-Zet (Acara Pelajar untuk Aksi dan Kolaborasi), para pelajar diajak untuk meningkatkan ketahanan mental, membangun kepercayaan diri, serta mematahkan stigma negatif “Generasi Strawberry” yang kerap disematkan kepada kaum muda saat ini.
Dalam acara yang diinisiasi oleh komunitas MIND-Zet ini, Inisiator Gerak Melangkah, Muhamad Nabil atau yang akrab disapa kang Bil, hadir memenuhi undangan sebagai pemateri utama. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (05/09) di Rooftop Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung.
Mengusung tema “Pelajar Hebat untuk Aksi dan Kolaborasi (Membangun Ketahanan Mental dan Kepemimpinan Pelajar),” kang Bil membagikan strategi penting bagi para pelajar dalam membangun mental yang tangguh, kuat dan adaptif, di tengah berbagai tekanan serta tantangan zaman.
“Melalui ruang kolaborasi seperti ini, kita ingin membuktikan peran nyata pelajar. Generasi muda bukan generasi yang rapuh, melainkan pribadi yang berani mengambil peran, tangguh, dan siap memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ungkap kang Bil saat menyampaikan materi.
Saat sesi dialog dengan para peserta, kang Bil juga menekankan pentingnya pegangan nilai dalam mengarungi kehidupan.
“Ada dua landasan nilai yang diyakini untuk menghadapi hidup ini, yang terbagi menjadi dua spektrum, yakni kanan dan kiri. Kanan terdiri dari kemampuan, kesempatan, dan momentum. Lalu spektrum kiri yaitu kapabilitas, integritas, dan konektivitas. Yang apabila dua spektrum tersebut dielaborasi, maka akan menjadi sebuah modal besar untuk menyongsong masa depan,” tegasnya.
Rangkaian acara berlangsung interaktif melalui format talkshow dan rhetoric material session, disambung dengan sesi tanya jawab bersama peserta.
Para pelajar juga diajak menguji gagasan dalam sesi ARGUMENTA (debat & presentasi), dimana kang Bil memberikan penguatan materi serta tanggapan atas aksi dan argumentasi yang ditampilkan para peserta.
Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan pembacaan Deklarasi Pelajar Se-Kota Bandung dan sesi foto bersama, mempertegas komitmen bersama dalam membentuk generasi pelajar yang berani, kritis, dan berdampak bagi masyarakat. (*)






