Spanduk Bertebaran Disudut Kota Bandung, Bertuliskan Meminta KPK Mengusut Pencalonan Dirut PDAM Tirtawening

Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – ”Batalkan seleksi calon Dirut PDAM. Diduga ada pengkondisian,” demikian bunyi salah satu spanduk yang dibentangkan di jembatan layang Pasupati di atas perempatan Cikapayang, Dago, Kota Bandung.

Di Kecamatan Bandung Wetan spanduk lain bertuliskan permintaan pada KPK untuk mengusut pencalonan Dirut PDAM Tirtawening.

Di trotoar Kecamatan Sumur Bandung pun spanduk yang senada dibentangkan, mengundang perhatian pengendara dan warga yang lalu lalang.

Tuntutan agar Aparat Penegak Hukum (APH) dan KPK turun tangan dalam proses seleksi Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtawening (PDAM Kota Bandung) mencerminkan sorotan publik dan aktivis terhadap transparansi BUMD.

Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik Jawa Barat, Dena Hidayat, mengatakan dugaan pengkondisian kandidat saat ini menyeruak dalam pencalonan Dirut PDAM Tirta Wening. Saat ini muncul tuduhan bahwa proses seleksi sudah diatur (dikondisikan) sejak awal untuk meloloskan calon tertentu.

”Isu ini memunculkan kekhawatiran publik soal adanya peserta seleksi yang terafiliasi dengan kepentingan politik praktis,” kata Dena.

Dena mengatakan, kualifikasi teknis dan rekam jejak manajerial sebagian kandidat dipertanyakan apakah sudah sesuai standar pengelolaan pelayanan air minum.

”Pun komposisi Panitia Seleksi (Pansel) serta keberadaan unsur pengawas yang dinilai kurang independen memicu desakan keterlibatan lembaga antikorupsi. Pengaduan Resmi (Dumas) ke KPK/Kejaksaan sudah disertai bukti-bukti indikasi kecurangan, fraud, atau penyalahgunaan wewenang secara tertulis,” jelas Dena.

Dena mengatakan dokumen berita acara dan kriteria penilaian Pansel secara transparan perlu disampaikan melalui komisi informasi.

Selain itu perlu ada pelaporkan dugaan mal administrasi dalam prosedur seleksi ASN/BUMD ke Ombudsman RI.

“Bahwa Rizky Mediantoro diduga mempunyai kedekatan dengan Rendiana Awangga bahkan diduga mempunyai kekerabatan dengan Awangga yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan dan kasus sedang ditangani Kejaksaan Negeri Bandung. Diduga Rizky Mediantoro dititipkan oleh Awangga ke Walikota Bandung, Mohamad Farhan untuk menjadi Dirut Perumda Tirtawening karena Rizky merupakan satu partai dengan Awangga yang mana Rizky sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai NasDem pemenangan Walikota Bandung,” kata Dena.

“Bahkan Walikota tersandera oleh Awangga apabila Rizky tidak menjadi Dirut Tirtawening, Awangga akan membeberkan semua kartu trup/rahasia Walikota Bandung,” imbuhnya.

Dena juga mengatakan bahwa, statement Farhan WaliKota Bandung tentang perombakan Direksi PDAM Tirtawening yaitu Komitmen Bebas Intervensi politik dan statment itu keluar pada Juni 2025. Farhan menegaskan komitmennya untuk menjaga BUMD dari pengaruh politik praktis. Ia menyatakan, profesionalisme dan kinerja jauh lebih utama dibanding latar belakang pribadi atau kedekatan politik. soal Rizky Mediantoro masuk dalam calon Dirut, sedangkan Rizky lahir dari gen politik yaitu partai NasDem, Bagaimana ini bisa dilanjutkan apabila komitmen terhadap statement tidak dilakukan.

Pengumuman calon yang lolos seleksi pun sudah dikeluarkan melalui surat resmi, berita acara panitia seleksi dengan Nomor: 800/BA-03/Pansel/2026 tanggal 23 Januari 2026. Ada 27 dari 28 peserta seleksi yang dinyatakan lolos, sementara satu orang peserta, Rizky Mediantoro alias KIM seharusnya dinyatakan tidak lolos seleksi.

“Rizky Mediantoro punya sertifikasi ahli madya, sedangkan dalam persyaratan dasar pemohon sertifikasi klaster manajemen air minum tingkat madya, disebutkan bahwa untuk mendapatkan sertifikasi ahli madya harus punya pengalaman kerja dalam manajemen air minum selama minimal 6 tahun,” kata Dena.

“Diduga dipalsukan atau tidak sesuai persyaratan dasar minimal wajib punya pengalaman kerja di bidang manajemen air minum selama minimal 6 tahun,” imbuhnya.

Dengan tidak lolosnya Rizky atas persyaratan yang disebut tidak bisa dipenuhi, ia tidak dapat mengikuti tes kesehatan dan tes psikologi yang akan dilaksanakan pada 27, 28 dan 29 Januari mendatang.

Rizky Mediantoro diketahui di kutip dari sumber digital adalah sebagai pengusaha di bidang perhotelan dan olahraga , Rizky Mediantoro tidak punya rekam jejak pengalaman kerja di dalam manajemen air minum tetapi kenapa bisa mendapatkan sertifikat manajemen air minum tingkat madya dalam waktu yang singkat.

“Rizky diduga melewati persyaratan dasar pemohon sertifikasi klaster manajemen air minum tingkat madya, Bahkan Rizky mempunyai kedekatan dengan Walikota Bandung dan tercatat sebagai anggota kader partai NasDem sejak lama dan menjadi Ketua Bapilu Partai Nasdem Tahun 2024 lalu yang memenangkan Walikota Bandung Muhamad Farhan, diketahui Rizky Mediantoro sudah mengundurkan diri sejak desember Tahun 2025 lalu, apakah ini di arahkan oleh Walikota Bandung untuk memenangkan Rizky Mediantoro sebagai Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung Karena semua serba di kondisikan,“ ujarnya.

Dena juga mengatakan, Dalam konteks persyaratan Sertifikat Kompetensi Air Minum Tingkat Madya/Muda sesuai ketentuan hanya di berlakukan kepada direksi yang sudah/sedang menduduki jabatan Direksi pada BUMN/BUMD penyelenggaraan SPAM.

Berdasarkan website BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), diketahui bahwa lembaga Sertifikasi Kompetensi Kerja yang sudah mendapatkan lisensi dari BNSP, hanya ada 2 LSP yang masih Aktif yaitu LSP AMI dan Lembaga Diklat Profesi Pendidikan Tirta Dharma Pamsi

Persyaratan dari kedua LSP tersebut in-line, sesuai dengan pasal 6 dan pasal 7 peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10/PRT/M/2016, yaitu bagi pejabat-pejabat BUMN/BUMD Air Minum yang sudah definitif.

Sangat jelas bahwa memiliki sertifikat Kompetensi Manajemen Air Minum Tingkat Madya atau Muda tidak diberlakukan dalam persyaratan dan seleksi Administrasi Pencalonan Direksi Perumda Tirtawening, tetapi menjadi wajib bagi calon terpilih yang telah di tetapkan secara definitif dan menduduki jabatan direksi , bukan persyaratan dalam proses pencalonan Direksi dan seleksi administrasi. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *