BANDUNGSATU.COM – Aktivis Jawa Barat Agus Satria mengucapkan selamat atas terpilihnya Asep Nana Mulyana menjadi Wakil Jaksa Agung RI. Agus berharap Asep Nana Mulyana dapat memberi kontribusi terhadap penegakan hukum di Indonesia.
Agus mengatakan, sosok Asep Nana Mulyana adalah jaksa yang bersahaja dan akademisi yang cerdas. Terpilih dan dilantiknya Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, SH, M.Hum, sebagai Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia membawa kebanggaan tersendiri, khususnya bagi masyarakat dan jajaran aktivis di Jawa Barat. Agus Satria menyebut rekam jejak Asep diperhatikan dan dihormati oleh publik.
“Beliau memeiliki rekam jejak yang baik. Pun sangat diperhatikan dan dihormati publik dan juga para aktivis. Tidak hanya bersahaja, pak Asep Nana Muyana ini cerdas, karena beliau juga akademisi. Dalam sejumlah penanganan kasus, beliau selalu teliti,” kata Agus Satria, Kamis (23/07).
“Dalam berbagai kepemimpinannya, termasuk saat menjabat sebagai Head of Legal/Kajati di Jawa Barat maupun posisi strategis lain seperti Dirjen AHU Kemenkumham, beliau dikenal dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap masukan, serta bersikap ramah dan membumi,” imbuh Agus.
Agus juga mengatakan sosok Asep Nana Mulyana, selain karier cemerlangnya di kejaksaan, ia adalah akademisi (dosen/guru besar) aktif yang rajin menulis buku serta jurnal ilmiah mengenai hukum pidana, korporasi, dan pembaruan hukum acara pidana.
“Rekam jejak kepemimpinannya kerap diwarnai dengan penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis melalui pendekatan restorative justice,” tegas Agus.
Agus mengatakan, kehadiran sosok seperti Asep di jajaran pimpinan tertinggi Kejaksaan Agung RI, diharapkan dapat terus memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, transparan, dan berintegritas di Indonesia.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menetapkan Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, SH, M.Hum. sebagai Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 87/TPA Tahun 2026, yang sekaligus menjadi bagian dari penyegaran jajaran pimpinan Eselon I Kejaksaan RI.
Penunjukan Prof. Asep Nana Mulyana, Kata Agus Satria, yang merupakan penyatuan kombinasi pengalaman di bidang penegakan hukum dan dunia pendidikan, dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat kinerja Kejaksaan RI di bawah kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Sebagai Wakil Jaksa Agung, Prof. Asep dihadapkan dengan tugas memperkuat koordinasi antar bidang di lingkungan Kejaksaan RI, mempercepat reformasi birokrasi, serta meningkatkan efektivitas penegakan hukum yang profesional, modern dan berintegritas.
Asep Nana Mulyana lahir pada 14 Agustus 1969 di Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Mataram pada 1994. Ia memulai karier di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai staf Pusdiklat Kejaksaan RI pada 1996 dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang pada 1998. Setelah itu, kariernya terus meningkat sebagai Kasi Penuntutan Kejati DKI Jakarta, Kasubid Pengajaran Diklat Teknis dan Fungsional, hingga dipercaya menjadi Kepala Kejari Langkat pada 2012.
Ia pernah pula menjabat sebagai Kepala Kejari Semarang (2014–2015), Asisten Pidsus Kejati Sumut, hingga Asisten Khusus Jaksa Agung (2016–2019). Prof. Asep kemudian dipercaya menjabat Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri (2019), Kepala Kejaksaan Tinggi Banten (2020), serta Kajati Jawa Barat (2021).
Melalui Keppres Nomor 62/TPA Tahun 2024, Asep Nana Mulyana resmi ditunjuk sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), menggantikan almarhum Fadil Zumhana yang wafat pada Mei 2024. (*)






