BANDUNGSATU.COM – Masyarakat Kecamatan Rongga mengucakan terima kasih kepada Pemda Bandung Barat, PT PLN (Persero), dan kontraktor pelaksana yang sudah dengan tanggap merespon aspirasi warga soal jalan yang rusak dan telah diperbaiki, sehingga aktifitas warga tidak terkendala lagi, karena jalan sudah mulus dan bisa memperlancar roda perekonomian di Kecamatan Rongga khususnya.
“Kami mewakili masyarakat Kecamatan Rongga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah Bandung Barat, PT PLN (Persero), serta kepada kontraktor pelaksana yang membangun pekerjaan, atas terealisasinya pembangunan jalan di tiga ruas jalan di wilayah Kecamatan Rongga, kata Asep Embeb biasa dipanggil Aki Sholeh, Minggu (19/04), mewakili warga yang kampungnya dilintasi perbaikan jalan.
Perbaikan jalan tersebut merupakan Bantuan Infrastruktur dari CSR untuk Fasum dan fasos dari PT. PLN (Persero) dari pembangunan pembangkit listrik Upper Cisokan yang berada di Kecamatan Rongga bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat. Fasilitas umum dan fasilitas sosial dari PT. PLN (Persero) tersebut berupa konstruksi pembangunan ruas jalan ke Kampung Cangkuang Desa Bojongsalam (Ressetlement) dengan kontraktor PT Mahameru. Konstruksi pembangunan ruas jalan Cicalengka – Cikawung (2.1 KM) dengan kontraktor PT Matrix. Konstruksi pembangunan ruas jalan Cicadas – Cimahpar Ds. Cicadas (1,6 KM) dengan kontraktor PT Matriks. Konstruksi pembangunan jembatan Leuwijengkol (jalan satapak) Ds. Cibedug dengan kontraktor PT. Lestari Asih. Konstruksi pembangunan ruas jalan Cibaros- Gununghejo (lanjutan) Desa Sukeresmi (2 KM) dengan kontraktor PT. Matrix, dan konstruksi pembangunan ruas jalan Cibuluh – Nyomplong – Gununghejo Ds. Cibitung (3,5 KM) dengan kontraktor PT. Mahameru
Menurut Asep Embeb, pembangunan infrastruktur jalan ini membawa dampak yang sangat positif bagi masyarakat. Akses menjadi lebih mudah, mobilitas meningkat, serta aktivitas ekonomi masyarakat kini berjalan lebih lancar dan efisien.
Jalan yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung distribusi barang, hasil pertanian, serta mempercepat konektivitas antar wilayah.
Asep Embeb mengungkapkan pula, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan itu diharapkan bisa menunjang ekonomi masyarakat sehingga mobilitas barang jasa bisa cepat sampai pada konsumen yang membutuhkan.
“Kami merasakan langsung manfaat dari pembangunan ini, yang tidak hanya memperbaiki kondisi jalan, tetapi juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Rongga,” lanjut Asep Embeb.
“ Harapan kami, sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan pihak kontraktor dapat terus terjalin dengan baik demi mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Bandung Barat terutama bagian selatan,” pungkas Asep.
Sebelum diperbaiki, masyarakat yang berada di sekitar lokasi mengeluhkan lambannya akselerasi ekonomi.
Menurut warga, dulu hasil pertanian dan hasil perkebunan seringkali terlambat di tujuan, karena jalan yang rusak berat. Sehingga tidak banyak juga kendaraan yang berani mengangkut hasil pertanian dan perkebunan karena jalan yang buruk.
Kalau pun ada angkutan yang bersedia membawa hasil bumi tersebut, dipastikan berjalan dengan lamban karena kendaraan mereka takut rusak imbas melintas di jalan yang buruk.
Saat ini warga sudah merasakan hasil perbaikan jalan tersebut. Mereka tidak lagi mengeluhkan keterlambatan hasil bumi yang dijual ke kota. (*)






