BANDUNGSATU.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) hari ini, Rabu (08/04), di Hotel Le Eminence, Lembang. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kader dan struktur partai dalam menyusun arah perjuangan lima tahun ke depan.
Hal tersebut disampaikan Organizing Committee Muscab DPC PKB Bandung Barat, Sandi Supyandi, ditemui di sela-sela persiapan acara, Selasa (07/04).
Ia menjelaskan, Muscab kali ini mengusung semangat penguatan PKB sebagai partai kader sekaligus partai yang hadir di tengah masyarakat.
“Insya Allah besok kita akan melaksanakan Muscab dengan agenda yang sangat substansial. Pertama, penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) hasil kinerja satu periode kepengurusan kepada struktur yang lebih tinggi melalui forum Muscab. Ini penting untuk evaluasi kolektif,” ujar Sandi, Selasa (07/04).
Sandi juga mangatakan, agenda kedua Muscab adalah merumuskan program kerja satu periode ke depan.
“Kami ingin PKB semakin terukur, tidak hanya sebagai partai penggerak massa, tapi juga partai yang punya program nyata untuk masyarakat Bandung Barat,” tegasnya.
Sandi menegaskan, PKB akan terus menguatkan posisinya sebagai partai kader, partai yang hadir di tengah-tengah masyarakat, menjadi wadah perjuangan dan penyambung lidah rakyat.
“Kita tidak boleh menjadi partai yang hanya muncul saat pemilu. PKB harus hadir setiap hari untuk mendengar keluhan, menampung aspirasi, dan memperjuangkan solusi bagi warga,” ungkap Sandi.
Lebih lanjut Sandi mengatakan, agenda strategis lainnya adalah penyiapan calon pemimpin di setiap level dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Desa.
“PKB akan mempersiapkan kader-kader terbaik untuk membumikan nilai-nilai kebangsaan dan memberikan solusi atas persoalan bangsa, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Muscab ini juga akan menyampaikan dan menetapkan bakal calon ketua DPC untuk satu periode ke depan,” jelas Sandi.
Sandi pun menjelaskan bahwa Muscab akan menghasilkan dua rekomendasi besar, diantaranya konsolidasi ranting dan anak cabang.
“Pertama, rekomendasi internal yang fokus pada penguatan organisasi. Meliputi peningkatan kapasitas kader, perbaikan sistem administrasi kepartaian, konsolidasi ranting dan anak cabang, serta penguatan komunikasi internal agar seluruh struktur bergerak seirama,” jelas Sandi.
“Kedua, rekomendasi eksternal yang menyangkut kebijakan daerah. PKB akan memberikan sikap dan masukan kebijakan untuk Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, seperti di bidang pendidikan berbasis pesantren, ekonomi kerakyatan, pertanian, dan penguatan pelayanan publik. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai partai pengawal aspirasi masyarakat,” pungkas Sandi.
Muscab DPC PKB Bandung Barat dihadiri oleh para tokoh masyarat para Kiyai, Ajengan se Bandung Barat, Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati serta ketua-ketua Partai sahabat, terkhusus peserta dan peninjanu dri pengurus DPC dan DPAC se Bandung Barat, serta perwakilan dari DPW PKB Jawa Barat dibuka langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB. Acara digelar dengan protokol tertib organisasi dan menerapkan suasana kebersamaan khas Ahlussunnah wal Jamaah. (*)






