BANDUNGSATU.COM – Dalam pertemuan strategis yang berlangsung di Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung Barat (Bapenda KBB), manajemen PT Palawi Risorsis memastikan bahwa seluruh kewajiban pajak daerah telah diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku
Menyusul pencabutan stiker terkait tunggakan pajak yang telah dibayarkan, PT Palawi Risorsis (Econique), anak perusahaan dari Perum Perhutani, menegaskan komitmennya dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi dan dukungan terhadap pembangunan Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Langkah ini menjadi bukti konkret perusahaan dalam menjalankan tata kelola yang transparan serta berkontribusi langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bapenda KBB menyampaikan apresiasi atas sikap kooperatif dan komunikasi proaktif yang ditunjukkan oleh manajemen PT Palawi Risorsis. Ia menilai sinergi yang terjalin mencerminkan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang sehat dan berkelanjutan.
“Koordinasi administratif dan sinkronisasi data keuangan telah berjalan sesuai koridor hukum. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan perspektif antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan dalam mendukung kemajuan ekonomi daerah,” ujar perwakilan Bapenda KBB.
Dengan rampungnya proses klarifikasi dan penyelarasan data kewajiban pajak, kedua belah pihak kini memiliki komitmen yang sama untuk mengoptimalkan kontribusi sektor pariwisata terhadap pembangunan Kabupaten Bandung Barat.
Pemerintah daerah pun menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh unit usaha wisata yang dikelola PT Palawi Risorsis.
Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk jaminan kepastian dan kenyamanan operasional perusahaan di lapangan, mengingat peran strategis Palawi dalam menggerakkan roda ekonomi lokal serta menjaga stabilitas iklim investasi pariwisata di wilayah Bandung Barat.
Sinergi yang semakin solid antara PT Palawi Risorsis dan Bapenda KBB diharapkan mampu memperkuat daya tarik destinasi wisata daerah melalui pengembangan jasa lingkungan yang berkelanjutan.
Kehadiran Palawi dinilai tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekologis yang positif bagi masyarakat sekitar kawasan wisata.
Dukungan administratif dari pemerintah daerah menjadi fondasi penting bagi perusahaan untuk terus berinovasi dalam pengelolaan aset wisata tanpa kendala regulasi di masa mendatang.
Inovasi tersebut diarahkan pada pengembangan pariwisata berbasis kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Direktur Utama PT Perhutani Alam Wisata Risorsis, Tedy Sumarto, menegaskan bahwa transparansi merupakan pilar utama dalam menjalankan bisnis pariwisata perusahaan.
“Kami berkomitmen untuk selalu terbuka dan patuh terhadap aturan yang berlaku. Sinergitas dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan terus kami perkuat demi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan,” kata Tedy.
Ia menambahkan, hubungan kerja sama yang dibangun tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi semata, tetapi juga pada kepentingan nasional dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan wisata.
Melalui langkah ini, PT Palawi Risorsis dan Bapenda KBB menunjukkan bahwa kepatuhan pajak dan sinergi antarlembaga dapat berjalan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata yang ramah lingkungan.
Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi model kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Bandung Barat.






