Kantor Imigrasi TPI I Bandung Hadir di Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Bandung Barat

Sekda Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir meninjau tempat pelayanan Kantor Imigrasi I Bandung di Mal Pelayanan Publik di Gedung C Pemda KBB. Foto/Istimewa

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Kantor Imigrasi TPI I Bandung saat ini hadir di Bandung Barat, setelah resmi dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bandung Barat, Jumat (23/01). Rencananya, akan mulai efektif beroperasi dan melayani masyarakat pada pekan depan.

Pada saat dibuka, Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Ade Zakir meninjau langsung kesiapan pelayanan keimigrasian sebelum beroperasi pada Jumat pekan depan.

“Hari ini kita layani 5 masyarakat dulu. Kita lihat dulu alur SOP nya. Dan tadi sudah kita cek dari mulai nomor antrean dan juga bisa online yah,” kata Ade Zakir.

Ade menambahkan, masyarakat yang hendak mengurus paspor bisa melakukan pendaftaran secara online, sehingga ketika datang ke MPP Bandung Barat, langsung diproses.

“Nomor antrean dipanggil, wawancara, pengambilan foto, pemberkasan dan lain sebagainya sampai ke pembayaran tadi sudah berjalan lancar,” katanya.

Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, kata Ade Zakir, sejumlah hal masih ada yang harus diperbaiki. Hal tersebut dilakukan agar pekan depan pelayanan keimigrasian dapat berjalan maksimal.

“Jadi nampaknya ada beberapa yang harus diperbaiki juga kaitan dengan yang pertama loket BJB nanti bisa menerima pembayaran,” katanya.

“Yang kedua juga menurut temen-temen keimigrasian ada banyak klarifikasi buku nikah jadi mungkin temen-temen dari Kemenag harus ada,” imbuh Ade Zakir.

Ia mengatakan, rencananya MPP Bandung Barat akan beroperasi dua hari dalam sepekan yakni hari Senin dan Jumat.

“Karena kita juga ada keterbatasan personel sehingga dua minggu itu hanya dua hari pelayanan 25 orang perhari (Senin dan Jumat),” katanya.

Ia menegaskan, pelayanan keimigrasian yang dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bandung Barat antara lain, paspor baru dan penggantian. Waktu pelayanan yang dibutuhkan 5 sampai 10 menit per orang tergantung kelengkapan dokumen.

“Dan sementara ini, hari ini kita rekap minggu depan baru bisa diambil karena pencetakannya masih di Jalan Suci atau Miko Mall. Untuk biayanya sendiri ada BNBP yang 5 tahun Rp650 ribu dan 10 tahun Rp950 ribu,” pungkas Ade Zakir. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *