BANDUNGSATU.COM– Organisasi Aktivis Anak Bangsa sukses menyelenggarakan aksi peduli lingkungan yang komprehensif di jalur Sungai Cidurian pada Minggu (28/12). Kegiatan yang memadukan normalisasi sungai dan penguatan sabuk hijau ini dilakukan sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan serta mitigasi bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Barat.
Aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut melibatkan partisipasi aktif dari warga sekitar yang bahu-mambahu bersama para relawan. Fokus utama kegiatan adalah pembersihan sampah yang menyumbat aliran sungai serta penanaman bibit pohon di sepanjang bantaran guna meminimalisir risiko erosi dan longsor di masa mendatang.
Dukungan Pemerintah Provinsi Jabar
Dalam upaya penghijauan ini, Aktivis Anak Bangsa bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Dukungan pemerintah berupa penyediaan bibit pohon tersebut menjadi krusial dalam keberhasilan program penanaman yang dirancang untuk memperkuat struktur tanah di area sensitif bantaran sungai.
Dena Hadiyat, Koordinator Aktivis Anak Bangsa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat atas kontribusi bibit pohon yang diberikan. Kolaborasi ini merupakan bukti nyata adanya sinergi yang harmonis antara komunitas aktivis dan instansi pemerintah dalam upaya pelestarian alam yang sistematis,” ungkap Dena.
Normalisasi dan Edukasi Ekologi
Terjun langsung dalam pembersihan aliran sungai, Dena Hadiyat menyoroti pentingnya menjaga kebersihan infrastruktur alami seperti sungai demi kepentingan bersama. Ia menekankan bahwa penumpukan limbah di area sungai tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga mengancam keselamatan warga.
“Kondisi area sungai yang sebelumnya terhambat oleh limbah domestik dan sedimen memerlukan penanganan segera. Kami melakukan pembersihan secara menyeluruh untuk memastikan aliran air kembali optimal, terutama dalam mengantisipasi debit air tinggi. Langkah ini kami integrasikan dengan penanaman pohon sebagai solusi jangka panjang untuk menjaga stabilitas sempadan sungai dari ancaman erosi,” jelas Dena.
Komitmen Berkelanjutan
Aksi ini merupakan manifestasi dari visi Aktivis Anak Bangsa untuk mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif di tengah masyarakat mengenai pentingnya menjaga fungsi sungai bukan hanya sebagai saluran air, melainkan sebagai sumber kehidupan yang harus dilindungi.
Aktivis Anak Bangsa berkomitmen untuk terus memantau perkembangan bibit pohon yang telah ditanam serta secara berkala melakukan edukasi lingkungan kepada warga agar keberlanjutan ekosistem Sungai Cidurian tetap terjaga di masa depan. (*)






