BANDUNGSATU.COM – Menyusul penutupan Bandung Zoo yang telah berlangsung lebih dari empat bulan dan berdampak luas, Sejumlah karyawan Bandung Zoo berunjuk rasa di Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Jalan Gedebage Kota Bandung Kamis (18/12).
Dlam aksi damai tersebut,para karyawan mengatakan, penutupan tersebut tidak hanya bagi satwa dan karyawan, tetapi juga masyarakat sekitar.
Marketing Comunication Manager (Marcom) Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i mengatakan, rombongan serikat pekerja terlebih dahulu melakukan orasi di halaman kantor BBKSDA Jabar sebelum akhirnya di terima langsung oleh Kepala BBKSDA Jabar.
“Kami menyampaikan aspirasi agar Bandung Zoo bisa kembali di buka secara normal. Pengunjung bisa masuk, melihat satwa dan memanfaatkan fasilitas dengan tiket seperti biasa,” kata Sulhan Syafi’i.
Sulhan mengungkapkan, penutupan kebun binatang bukan hanya berdampak pada internal pengelola. Tetapi juga memukul mata pencaharian sekitar seratus pedagang, dan warga yang bergantung pada aktivitas ekonomi di kawasan Bandung Zoo.
“Sudah lebih dari empat bulan para pedagang dan pencari nafkah di sekitar Bandung Zoo terdampak. Ini bukan hanya soal satwa, tapi soal kehidupan banyak orang,” ucapnya.
Sulhan mengungkapkan, dari hasil pertemuan, Kepala BBKSDA Jabar, Agus Arianto, S.Hut menyatakan akan segera membawa aspirasi para pekerja ke tingkat pusat.
Meski tengah mengikuti agenda rapat di Jakarta, Agus Arianto menyempatkan diri kembali ke Kota Bandung untuk menerima perwakilan pekerja sebelum kembali melanjutkan tugas ke ibu kota.
“Aspirasi kami akan di sampaikan ke Dirjen Kehutanan. Harapannya ada keputusan untuk segera membuka kembali Bandung Zoo demi kepentingan satwa, karyawan dan para pedagang,” kata Agus.
Meski sudah bertemu secara langsung dengan Kepala BBKSDA Jabar, Sulhan menyebut, belum ada target waktu pasti yang di berikan terkait keputusan pembukaan kembali kebun binatang tersebut. Ia menegaskan, para karyawan hingga saat ini tetap siaga dan menjalankan tugas seperti biasa.
“Karyawan setiap hari tetap masuk. Pemberian pakan satwa berjalan, meski jadwal libur di lakukan bergantian. Kami tinggal menunggu hasil komunikasi BBKSDA dengan Dirjen Kehutanan karena ini menyangkut produk hukum yang harus di putuskan dengan kehati-hatian,” jelasnya.
Terkait kondisi satwa, Sulhan memastikan seluruh koleksi Bandung Zoo dalam keadaan sehat. Saat ini tercatat ada 711 satwa yang tetap di rawat secara intensif oleh para karyawan di bawah pengawasan BBKSDA Jabar.
“Menjaga satwa adalah kewajiban hukum kami. Tidak boleh ada satwa yang kelaparan apalagi mati. Kami di lapangan dan BBKSDA itu satu tim, mereka mengatur regulasi. Sementara kami menjalankan perawatan dengan pengawasan,” pungkasnya. (*)






