Intimate Tennis Tournament Disambut Antusias Petenis Putri Se-Bandung Raya

Sejumlah petenis yang berhasil naik podium dalam gelaran Intimate Tennis Tournament yang diikuti berbagai petenis dari wilayah se-Bandung Raya. Foto/Istimewa

BANDUNG,BANDUNGSATU.COM – Puluhan petenis putri dari berbagai wilayah di Bandung Raya mengikuti Intimate Tennis Tournament.

Ketua Panitia Muhammad Arief Alfikri mengatakan, turnamen ini sengaja dirancang agar para peserta dapat menikmati pertandingan tanpa tekanan.

Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga ruang hiburan bagi para pencinta olahraga tenis.

“Kami ingin suasana kompetisi yang tetap sehat, tapi dengan nuansa yang lebih santai dan ramah. Yang penting para pemain merasa nyaman dan terfasilitasi,” tuturnya.

Rian Saktian selaku penyelenggara kegiatan sekaligus pegiat olahraga tenis lapangan, menyebutkan, konsep turnamen ini memang berbeda dari turnamen resmi pada umumnya.

“Karena ini sifatnya entertainment tournament, tujuannya adalah memberikan ruang olahraga yang fun, santai, dan membangun keakraban antarpemain,” ucapnya.

Meski berlabel hiburan, kompetisi tetap berlangsung sengit. Banyak peserta datang dari daerah Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, hingga Bandung Barat.

Para petenis putri tersebut berasal dari beragam klub dan komunitas, menjadikan turnamen ini sebagai ajang bertemu serta bertukar pengalaman antarpegiat tenis.

Selain pertandingan, panitia juga menyiapkan aktivitas pendukung seperti sesi foto, friendly match, hingga bincang komunitas olahraga. Hal ini ditujukan untuk memperkuat jejaring tenis khususnya di kalangan perempuan.

Turnamen ini pun sukses digelar dan ke depan bakal diagendakan menjadi agenda rutin bulanan atau bahkan per triwulan. Mengingat antusiasme peserta yang terus meningkat di tiap penyelenggaraan.

“Kami ingin turnamen ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga festival kecil untuk para petenis putri. Mereka bisa saling mengenal, menjalin relasi, dan menikmati suasana olahraga tanpa tekanan,” tambah Rian.

Dengan konsep yang ringan namun tetap menjunjung sportivitas, turnamen ini kembali membuktikan bahwa olahraga tenis bisa dinikmati secara inklusif dan meriah oleh perempuan di Bandung Raya. (*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *