BANDUNGSATU.COM – Star Energy Geothermal (SEG) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan tinggi melalui program beasiswa prestasi bagi mahasiswa Politeknik Negeri Bandung (Polban) yang berasal dari daerah sekitar wilayah operasi perusahaan, yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Bogor.
Acara serah terima program beasiswa ini dilakukan di Kampus Polban Ciwaruga Bandung, Selasa (11/11), oleh Deputy Head of Policy Government and Public Affairs SEG, Dali Sadli Mulia dan diterima oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polban, Dr. Tomy Andrianto, S.S.T. M.Par.
Delapan belas mahasiswa Polban terpilih menerima beasiswa dengan total nilai Rp180 juta, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia lokal yang unggul dan berdaya saing.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan perusahaan dalam bidang pendidikan, khususnya untuk mendorong generasi muda dari wilayah operasi agar dapat mengakses pendidikan tinggi yang berkualitas.
“Kami percaya bahwa investasi pada pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan membawa manfaat besar bagi masyarakat dan industri energi di masa depan,” jelas Zerry Antro, Head of Policy, Government and Public Affairs SEG.
Penyerahan beasiswa dilakukan dalam sebuah seremoni sederhana di kampus Polban, yang dihadiri oleh perwakilan manajemen Star Energy Geothermal, jajaran Ketua Jurusan Polban, serta para penerima beasiswa. Melalui program ini, Star Energy Geothermal berharap dapat terus memperkuat hubungan baik dengan masyarakat sekitar serta berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Direktur Kemahasiswaan Polban, Dr. Tomy Andrianto, S.S.T. M.Par. menilai beasiswa prestasi SEG telah berkontribusi kepada para mahasiswanya untuk menyelesaikan studi dan selanjutnya berkiprah di berbagai industri.
“Program beasiswa ini merupakan wujud nyata kolaborasi yang sangat baik antara pelaku industri dengan lembaga pendidikan tinggi,” kata Tomy.
Hingga saat ini kiprah alumni Polban penerima beasiswa SEG tidak hanya di industri dalam negeri, tetapi juga hingga ke mancanegara.
Star Energy Geothermal (SEG) adalah produsen energi panas bumi terbesar di Indonesia yang berkomitmen untuk mendukung percepatan transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan. Dengan kapasitas terpasang sebesar 910 MW melalui pembangkit listrik tenaga panas bumi di Wayang Windu, Salak, dan Darajat, SEG berperan penting dalam mendukung target energi terbarukan nasional.
Sebagai anak perusahaan Barito Renewable (IDX; BREN), Star Energy Geothermal terus memperluas portofolio melalui proyek eksplorasi di Gunung Hamiding (Halmahera Utara) dan Sekincau Selatan (Lampung Barat). Dengan fokus pada keunggulan operasional, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, SEG menargetkan menjadi perusahaan energi yang tumbuh paling cepat dan menerapkan pengelolaan operasi panas bumi dengan standar internasional. (*)






