BANDUNGSATU.COM – Polres Cimahi menggelar Apel Siaga Bencana, Rabu (05/11).
Dalam Sambutanya, Kapolres Cimahi, AKBP. Niko N Adi Putra meminta peserta semangat dan tetap siaga menghadapi bencana.
“Semoga kita yang hadir dalam Apel Kesiapan dalam rangka Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di wilayah hukum Polres Cimahi dalam keadaan sehat dan penuh semangat,” kata Niko
“Apel ini bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan merupakan bentuk kesiapsiagaan dan sinergitas kita semua dalam menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja di wilayah Kota Cimahi maupun Kabupaten Bandung Barat,” imbuh Niko.
Ia mengatakan bahwa wilayah hukum Polres Cimahi termasuk daerah dengan topografi yang kompleks seperti perbukitan, lembah, serta daerah aliran sungai Citarum yang berpotensi mengalami banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
“Kondisi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini, disertai curah hujan tinggi, menjadi peringatan dini bagi kita semua untuk lebih siap dalam menghadapi kemungkinan bencana,” jelas Niko.
Niko mengatakan, sebagai aparat negara dan unsur pelindung masyarakat, para peserta memiliki tanggung jawab besar untuk melindungi dan menolong masyarakat dalam situasi darurat.
“Kita tidak bisa mencegah datangnya bencana, tetapi kita dapat mengurangi dampaknya melalui kesiapsiagaan, kecepatan, dan koordinasi yang baik,” ungkapnya.
“Untuk itu, saya tekankan beberapa hal penting,
Pertama, siapkan mental, fisik, dan perlengkapan. Seluruh personel Polres Cimahi dan jajaran harus selalu siap siaga menghadapi setiap kemungkinan. Pastikan sarana seperti kendaraan dinas, alat komunikasi, dan peralatan evakuasi dalam kondisi siap digunakan,” imbuhnya
Niko juga meminta agar para aparat hukum, memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Tidak ada satu instansi pun yang bisa bekerja sendiri. Sinergitas antara Polri, TNI, Forkopimda, BPBD, PMI, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan penanggulangan bencana,” jelasnya.
Setiap unsur, kata Niko, harus memahami peran dan tanggung jawabnya dalam satu sistem komando terpadu.
Ia juga meminta agar para anghota bisa mendeteksi dan informatif menyampaikan peringatan dini.
“Personel jajaran agar aktif berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk melakukan pemetaan daerah rawan bencana, serta menyebarkan informasi kepada masyarakat secara cepat dan akurat,” kata Niko.
Ia juga meminta dalam penanganan bencana mengedepankan sikap humanis dan empati.
Dalam setiap tugas penanganan bencana, kata Nico anggota harus hadir dengan hati nurani menolong tanpa pamrih, melayani tanpa batas, dan menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat yang terdampak.
“Kelima, libatkan masyarakat secara aktif.
Edukasi kesiapsiagaan bencana harus dilakukan secara berkelanjutan. Bentuk kelompok siaga di lingkungan RT/RW, ajarkan mereka cara evakuasi mandiri dan bagaimana bertindak saat darurat,” jelasnya.
Niko menyadari bahwa bencana tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan luka sosial dan psikologis.
“Masyarakat kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, bahkan keluarga. Di sinilah peran Polri dan stakeholder terkait menjadi sangat penting tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sumber kekuatan dan harapan bagi masyarakat yang sedang berduka,” tegas Niko.
“Kita harus hadir lebih cepat daripada bencana itu sendiri. Kita harus menunjukkan bahwa Polri Presisi hadir untuk kemanusiaan.
Tunjukkan empati, profesionalisme, dan solidaritas kepada masyarakat tanpa memandang latar belakang,” imbuh Niko
Niko juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur Forkopimda Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, TNI, BPBD, PMI, dan seluruh elemen masyarakat yang senantiasa menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi setiap musibah di wilayah kita.
“Semangat ini harus terus kita pelihara.
Kita boleh berbeda seragam, berbeda instansi, tetapi tujuan kita satu menyelamatkan rakyat dan menjaga negeri dari marabahaya,” kata Niko.
“Mari kita jadikan apel siaga ini sebagai momentum untuk memantapkan kesiapsiagaan, memperkuat sinergi, dan menumbuhkan semangat kemanusiaan di wilayah hukum Polres Cimahi,” pungkasnya. (*)






