Kontingen Atlet Karate KBB di Popda XIV Jabar Keluhkan Kurangnya Support Anggaran dari Disipora

Kontingen atlet Karate Kabupaten Bandung Barat yang ikut Pekan Olah raga Pelajar Daerah (POPDA) ke XIV Jawa Barat. Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Para atlet karate yang bergabung dengan Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Kabupaten Bandung Barat yang bertanding di ajang POPDA XIV, Jawa Barat keluhkan kurangnya perhatian terutama disisi anggaran dari pihak Dinas Pemuda dan Olahraga  (Dispora) Bandung Barat ketika pelaksanaan bertanding. Hal itu Disampaikan Ketua FORKI KBB, Asep Dedi Setiawan, Sabtu (20/09).

Asep Dedi mengatakan pihaknya sudah berjuang habis-habisan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tersebut hingga mencapai prestasi terbaik dengan raihan 1 emas, 2 perak dan 4 perunggu.

Satu atletnya saat bertanding malah cedera pergeseran tulang rahang. Kaitan atlet yang cedera sudah di kaper oleh asuransi jadi sudah aman. Tapi perhatian pasca perawatan sekarang dan kedepannya harus mendapat perhatian juga dari pemerintah daerah karena atlet karate tersebut membawa daerah KBB. “Tapi disayangkan kurangnya perhatian dari Dispora. Banyak pengeluaran non teknis yang tidak mau di kaper oleh Dispora, padahal untuk kepentingan atlet sendiri khususnya untuk cabang olahraga karate itu sangat kurang ya, padahal kami sudah berjuang habis-habisan, dari mulai pembinaan yang merangkak-rangkak,” jelas Asep.

Asep pun mengatakan Dispora hanya mau matengnya saja, sementara saat pembinaan berjuang dari nol sampai terjun di Popda kemarin, menurut Asep tidak ada perhatian dari Dispora.

“Kami tidak difasilitasi, termasuk kemarin kami nginap di Bandung 3 malam harusnya itu difasilitasi oleh Dispora, ya karena yang namanya ketua Cabor itu bertanggung jawab pada atlet.  Manakala atlet ada apa-apa pasti larinya ke induk organisasi,” jelas Asep. Dengan perhatian yang diberikan pada atlet, menurut Asep, maka motivasi akan tumbuh pada atlet sehingga dapat berjuang secara maksimal.

“Dengan hadirnya ketua Pengcab, atlet termotivasi. Saya selaku Ketua Pengcab hadir secara all out, tapi sayang Dispora kurang perhatian,” tukas Asep.

“Saya nggak tahu ini apa anggarannya tidak ada, atau bagaimana. Yang jelas sampai saat ini saya tidak tahu berapa budget Dispora untuk pelaksanaan Popda tahun 2025 ini. Ini masih tertutup ya. Padahal UU No 14 Tahun 2008 keterbukaan informasi publik, harunya dibuka ke publik ya,” imbuhnya. Asep mengaku dengan tidak adanya dukungan pihaknya ‘babak belur’ mempersiapkan pembinaan sampai dengan tampil di Popda Jabar.

“Dua tahun ke depan kan Popda lagi, Saya harap Dispora lebih terbuka dari sisi anggaran dan proaktif. Lebih maksimal ke Cabor,” pungkas Asep.

Sementara itu Kepala Bidang Olahraga di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) KBB, Erwin Mulyawan mengatakan bahwa sepengetahuannya tidak ada satu pun cabor yang tidak difasilitasi. Kecuali soal kamar yang diminta Forki, memang tidak bisa dipenuhi karena khawatir mengundang kecemburuan pada cabor lainnya.

“Sepengetahuan saya tidak ada yang seperti itu. Akomodasi dan transportasi diberikan terus. Saya ketemu langsung kok dengan atlet dan para pelatihnya. Ada permintaan kamar dari Forki, saya gak bisa fasilitasi. Karena tidak ada dan tidak bisa. Khawatir jadi gak enak sama cabor lainnya. Karena tidak ada cabor lain yang difasilitasi kamar,” kata Erwin saat dihubungi, Sabtu (20/09).

“Mohon maaf jika ada kekurangan. Anggaran atau akomodasi para atlet Forki semuanya difasilitasi oleh dispora. Akomodasi atlet dan pelatih yang direkomendasi cabor, difasilitasi Dispora,” pungkasnya.

Sebelumnya Kabupaten Bandung Barat mengirimkan 223 atlet, 55 pelatih, dan 25 ofisial untuk 22 cabang olahraga di POPDA, serta 11 atlet difabel, 7 pelatih, dan 9 ofisial untuk 2 cabang olahraga di Peparpeda. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) KBB, Drs. H. Imam Santoso Mulyo R., M.Pd, menegaskan bahwa pengiriman kontingen ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam pembinaan prestasi olahraga pelajar. Forki sendiri pada kegiatan tersebut mengirimkan 15 atlet yang berlaga di Cabor Karate yang digelar di GOR Arcamanik. Pada ajang tersebut Forki persembahkan 1 emas, 2 perak dan 4 perunggu. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *