BANDUNGSATU.COM – Penjaga Venue Ski Air di Genangan air waduk Saguling di Kota Baru Parahyangan, Endang (58), mengeluhkan upahnya dalam menjalankan tugas sehari-hari yang sudah sempat tahun tidak diberikan.
Endang mengaku bahwa tidak diterimanya upah tersebut setelah beberapa kali terjadi penggantian pimpinan SKPD Kabupaten Bandung Barat.
“Saya pertama kali menjaga venue ini ditempatkan oleh pa Tantan dari Dispora KBB. Setelah itu ada perubahan pa Tantan ke Disdik sementara Dispora waktu itu jadi pa Dadang Robani,” kata Endang, Sabtu (23/08).
Ia mengaku setelah pergantian pimpinan kembali pada tahun 2021, Endang ditugaskan di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) KBB oleh pimpinan dari Dispora yang Endang sebut bernama Rudi.
“Pa Endang mulai 2021, bapa sudah diminta sama KONI, termasuk segala urusan administrasi dan penggajian itu dibawah tanggung jawab KONI KBB,” ujar Endang mengutip apa yang disampaikan Rudi saat itu.
“Saya konfirmasi lagi zaman pa Sumaryanto yang bertanggung jawab di KONI, tidak ada jawaban karena ternyata beliau sudah meninggal dunia. Jadi saya bingung, kemana harus bertanya lagi. Jadi total dari 2021 sampai sekerang saya tidak dapat honor” imbuh Endang.
Ia mengaku pengurus KONI KBB yang sejauh ini hanya memberikan apresiasi dan bukan upah adalah Lili Supriatna. Endang mengaku yang ia terima dari Lili hanyalah apresiasi ala kadarnya karena ia pun tahu Lili tidak memiliki tanggung jawab dan kewenangan atas upahnya.
“Yang sering apresiasi saya ala kadarnya ya hanya pa Lili. Ala kadarnya, karena pa Lili kan tidak ada anggaran buat upah saya. Bukan kewenangan beliau,” ujar Endang, lirih.
Yang Endang inginkan adalah KONI KBB mengklarifikasi apakah venue ski air masih menjadi kewenangan KONI KBB atau tidak, termasuk keberadaannya dalam memelihara venue tersebut.
“Jangan kan upah, dari 2018 masalah listrik saya yang bayar. Sibel rusak, juga saya yang perbaiki,” tutur Endang.
Ia pun mengaku sering melakukan perbaikan-perbaikan kecil gedung yang ia mampu. Perbaikan tersebut menurut Endang bahkan dilakukan dengan biaya sendiri.
“Saya bahkan sampai saat ini belum pernah ketemu dengan Ketua KONI KBB yang baru sekarang menjabat. Sampai saat ini belum ada kejelasan dan belum ada pihak KONI KBB yang datang,” jelasnya.
Ia pun mengatakan semua data pribadi, termasuk copy KTP sudah diminta saat Lili Supriatna menjabat Plt Ketua KONI KBB, namun sampai adanya beberapa kali pergantian Ketua KONI KBB belum ada sepeser pun upah yang ia terima. (*)






