BANDUNGSATU.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar program Kampung Akhlak di Bandung Barat. Menurut Wakil ketua 2, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS KBB, yang juga PIC Program Nasional Kampung Akhlak, Saiful Rahman mengatakan, program yang digelar di Bandung Barat merupakan komitmen yang dibangun bersama UPZ Telkom.
”UPZ Telkom ini mensuport air kehidupan. Awal dilakukan di dua titik, pertama di Dusun 4 ada dua titik. Yang kedua kemudian di Dusun 3, yang insya Allah akan dilakukan setelah di titik ke 4 ini selesai,” kata Saiful, Sabtu (23/08).
”Program ini memang program titik ke dua Nasional yang dilakukan di Bandung Barat, yang memang bermanfaat warga di Desa Mekarwangi ini,” imbuhnya.
Saiful juga mengatakan program yang dilakukan di Kampung Akhlak Margamulya Desa Mekarwangi Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat ini berlaku selama tiga tahun.
” Empat program tadi di tahun pertama kan digelar program pendidikan, dakwah, advokasi, kemudian ekonomi dan kemanusiaan. Insya Allah Agustus ini akan mulai berjalan. Yang sudah berjalan pendidikan, ekonomi dan sumber air sebagai bidang kemanusiaan,” jelasnya.
Selain UPZ Telkom, Saiful mengungkapkan sejumlah Lembaga yang digandeng BAZNAS KBB adalah BAZNAS RI, BAZNAS Jabar, YBM BRI, UPZ Mandiri dan UPZ BSI.
Saiful mengaku sebelum dieksekusi, program ini telah didiskusikan selama empat bulan.
”Program inti tersebut yang sudah berjalan di bidang pendidikan itu yang sudah didata dan sosialisasi yaitu sekolah SKB ya. Di situ ada pake A, B, C, yang itu sudah masuk ke Dinas Pendidikan KBB yang Insya Allah akan dilakukan di awal bulan September,” jelas Saiful.
Sementara itu di bidang ekonomi yang sudah berjalan, kata Saiful, adalah Z Mart dan juga pembentukan koperasi. Karena program ekonomi digelar secara bergulir. Program lainnya di bidang ekonomi adalah pelatihan, perternakan, kopi dan sayuran dan Z Mart
Ia juga mengatakan untuk sumber air yang dibuat di program ini masuk dalam program kemanusiaan.
Sementara itu tokoh masyarakat yang juga pengasuh di Pasantren An Naja, Ustadz Heru Yustaman, mengatakan bantuan berupa pembuatan sumber air di Kampung Margamulya RT 04/07 Desa Mekarwangi kecamatan Sindangkerta KBB, sangatlah berarti.
Heru mengatakan selama ini masyarakat setempat hanya mengandalkan sumber air dari curug (air terjun, red).
”Masyarakat seringkali kesulitan air karena penampungan cukup sedikit. Masyarakat juga ada yang ambil dari curug langsung,” kata Heru.
”Kalau kemarau juga kita sulit air jadi minta ke RT -RW terdekat yang ada airnya,” imbuhnya.
Ia sendiri mengatakan bahwa sebenarnya curug adalah satu-satunya sumber mata air yang ada di kampungya. Meski ada sumur, namun hanya beberapa warga saja yang memilikinya, itu pun harus menggali cukup dalam. Oleh karena dengan bantuan dari Program Nasional Kampung Akhlak, maka beban masyarakat jadi lebih ringan dalam mencari sumber air.
”Alhamdulillah bantuan dari BAZNAS dan UPZ Telkom mudah – mudahan ini bisa mengcover, karena ketika saya ngobrol dengan vendornya, ini air bisa mencapai ribuah kubik,” jelas Heru.
Heru juga mengatakan bahwa nantinya air hasil bantuan tersebut akan didistribusikan pada warga dan juga pesantren. Warga yang memanfaatkan air tersebut akan dimintai kontribusi untuk pemeliharaan alat. (*)






