BANDUNGSATU.COM – Pada Hari Kebahagiaan Petani, 20 Mei 2025, sejumlah petani di Kab.Bandung Barat justru harus mengalami ironi. Salah satunya bahkan tinggal dalam kondisi yang memprihatinkan.
Hal itu terungkap saat Ketua Kadin KBB versi Mukab II KBB, H. Oping Nugraha, SH membantu rumah petani yang mau roboh tersebut secara langsung, Selasa (20/05), di acara Fun Farmer di Balai Penelitian Pertanian peternakan dan Kehutanan (BPPPK) Cisarua
”Rumahnya kita bantu karena sudah tidak layak huni, dengan anggaran kita kasih Rp 20 juta,” kata Oping.
Oping mengatakan dana tersebut ditunjukan untuk merehab rumah petani tersebut.
”Mudah-mudahan bantuan dari kami berkah. Bapak itu usianya sekitar 87 tahun. Namanya pak Midin, yang tinggal di Kampung Selaawi RT.002/007 Desa Sadangmekar, Kecamatan Cisarua,” jelas Oping.
”Saya sangat support acara Hari Bahagia untu Petani. Intinya pada saat kita butuh sayuran, ternyata di Cisarua banyak. Kita harus jaga ini. Jangan jauh-jauh belanja ke luar Bandung Barat,” imbuh Oping.
Ia berharap perbaikan rultilahu bagi para petani bisa direalisasikan.
”Kami berharap agar semua pihak bisa bahu-membahu membantu para petani yang huniannya tidak layak,” tegas Oping.
Ia berharap dengan uang Rp 20 juta itu bisa dicukup-cukupkan. Ia pun berharap untuk pembangunannya bisa bahu-membahu warga sekiyar ikut membantu sehingga besaran itu bisa cukup untuk merehab rumah Midin.
”Ini masih banyak peer yang harus kita selesaikan, tidak hanya rultilahu. Kami harap perusahaan lain melalui CSR bisa membantu problematika petani dan rakyat miskin lainnya,” ungkap Oping.
Ia juga mengatakan pula dengan komoditas yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat KBB, maka perlu dibangun sentra perniagaan yang baik. Ia prihatin karena pasar yang ada, belum mampu menyerap komoditas yang tersedia dari para petani KBB.
”Kayak makan bergizi gratis juga, bahan bakunya bisa dipenuhi seluruhnya dari para petani dan peternak di Cisarua. Oleh karenanya kami berharap agar dinas yang menaungi para petani dan juga dinas yang bersinggungan dengan perdagangan bisa memfasilitasi hal tersebut,” pungkasnya.(*)






